Jumat, 20 Juli 2018

Perangkat Lunak Komputer, Fungsi, Macam Dan Jenisnya


Apa Itu Software?

Pada pembahasan kita kali ini tentang perangkat lunak komputer, fungsi, macam dan jenisnya. Perangkat lunak atau Software adalah sebuah data yang diprogram dan disimpan secara digital yang tidak dapat disentuh dan tidak pula dapat dilihat secara fisiknya, yang mana dokumentasi dan berbagai informasi bisa dibaca dan ditulis oleh komputer namun berfungsi untuk menjalankan suatu perintah atau instruksi melalui program untuk mengolah data sesuai dengan fungsi masing-masing dari program tersebut.

Perangkat lunak (Software) memang tidak bisa dilihat secara nyata (fisik) tetapi ada pada komputer., software bisa diibaratkan sebagai jiwanya komputer. Tanpa adanya software, sebuah komputer tidak berfungsi apa-apa. 

Software ini dapat dioperasikan saat kita menggunakan komputer atau media elektronik lainnya. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa perangkat lunak ialah program yang mengendalikan berjalannya komputer. Software juga sebagai penggerak dan juga yang mengontrol perangkat keras (hardware).

Pembuatan software itu sendiri membutuhkan "bahasa pemrograman" yang dirancang oleh seorang programmer (pembuat program) untuk digabungkan (kompilasi) dengan aplikasi kompiler sampai menjadi kode yang dapat dikenali oleh mesin hardware. 

Software seperti Windows atau Linux dapat disebut sebagai ruhnya (nyawa) komputer, Di mana jika tidak menginstal sistem operasi, maka komputer tidak dapat dinyalakan. Software sistem operasi umumnya disimpan di partisi C sehingga ketika komputer terkena masalah, partisi C akan terkena dampaknya.. 

Demikian pula, instalasi perangkat lunak lain juga disimpan dalam partisi C, jika komponen tidak berfungsi lebih optimal dapat diuninstal dan diinstal ulang. Semua data-data yang penting sebaiknya disimpan di partisi D, E atau partisi lainnya, agar jika tidak berjalan normal atau terkena virus tidak terkena format ketika instal ulang. Sehingga data-data tersebut bisa diselamatkan.


Fungsi Software

Software tentunya mempunyai peran yang penting dalam menjalankan sistem komputer,  sehingga dia mempunyai fungsi-fungsi dalam kinerja sebuah komputer. Adapun beberapa fungsi dari perangkat lunak komputer antara lain meliputi :

1.  Identifikasi program
2. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi dasar untuk keperluan komputer, baik untuk sistem operasi atau sistem pendukung.
3. Perangkat lunak ini berfungsi untuk mengatur perangkat keras untuk bekerja secara bersamaan.
4. Sebagai penyambung antara software dan juga hardware
5. Sebagai penerjemah perangkat lunak dalam tiap instruksi-intruksi ke dalam bahasa mesin hingga bisa diterima oleh perangkat keras.
6. Memproses data atau instruksi (perintah) untuk melakukan perintah tertentu.
7.     Perangkat lunak ini juga berfungsi sebagai sarana interaksi yang menghubungkan atau menyambungkan pengguna komputer (pengguna) dengan hardware (perangkat keras).
8.     Menyiapkan aplikasi program agar tata kerja seluruh peralatan komputer dapat terkontrol.
9.     Mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien.

Macam-Macam Sofware

Perangkat lunak komputer bisa dibedakan menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Sistem operasi komputer adalah software (perangkat lunak) yang bertugas untuk mengontrol dan mengelola hardware dan operasi dasar sistem lainnya, termasuk menjalankan software aplikasi dan sotware bantu (Utility) seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia.

Sistem operasi berfungsi sebagai penyambung antara perangkat keras dan perangkat lunak. Sistem operasi komputer memainkan peran penting dalam melaksanakan semua perintah di komputer dan mensinergikan beberapa aplikasi yang sedang berjalan.

Dengan sistem operasi ini, semua aplikasi juga dapat berjalan dengan baik meskipun fungsinya berbeda. Tanpa menemui hambatan kecuali jika ada program yang sama dan dengan kapasitas besar, hal tersebut dapat mengakibatkan crash (tabrakan antar program yang mempunyai fungsi sama) diakibatkan telalu beratnya program tersebut yang membebani kinerja perangkat keras (ram, processor dan VGA Card) sebagai mobilisasi berjalannya software.  

Jika sebuah komputer tanpa adanya sistem operasi, maka komputer tersebut tidak dapat difungsikan sama sekali. Secara garis besar, sistem operasi merupakan ‘nyawa dan otak’ pada komputer yang memiliki kemampuan untuk mengaktifkan perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masing dapat saling berkomunikasi sesuai dengan fungsinya masing-masing untuk tetap berjalan dengan baik.


Sistem operasi yang terdapat pada komputer terdiri dari MAC OS, Ms. DOS, Unix, Macintosh, Linux, Novell, OS/2, Windows. Untuk saat ini penggunaan sistem operasi masih didominasi oleh Windows yang dikeluarkan oleh Microsoft. Karena sistem operasi windows sangat familiar dan frendly dalam penggunaannya.

2. Program Aplikasi (Siap Pakai) ialah suatu program yang tertulis dalam bahasa pemrograman tertentu yang akan diterapkan pada bidang tertentu. Program aplikasi ini umumnya dilakukan oleh programmer komputer sesuai dengan kebutuhan atau permintaan baik itu untuk individu, institusi (lembaga) atau perusahaan.

Contohnya saja seperti GL, MYOB, Payroll dan lainnya merupakan program yang diperuntukkan khusus untuk orang yang melakukan suatu pekerjaan dibagian keuangan saja, seperti program gaji pada suatu perusahaan yang dikaitkan dengan database karyawan perusahaan tersebut.

Sedangkan program paket seperti Microsoft Office, Adobe Photoshop, CorelDraw Macromedia Studio, dan yang lainnya merupakan program yang diatur sedemikian rupa sehingga bisa dipergunakan oleh siapa saja yang cocok dengan pekerjaannya masing-masing. 

Sebagai contoh, Adobe Photoshop digunakan untuk editing foto dan gambar, sedangkan CorelDraw digunakan untuk menggambar dan desain grafis, Ms. Access dipakai untuk pengolahan data dan lain sebagainya.

Program aplikasi dibedakan dalam beberapa jenis aplikasi, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Pengolahan Teks/kata (word processor), misalnya: Ms. Word, Word Star, Word Perfect
  • Pengolahan angka (spread sheet), misalnya: Excel, Lotus, Quattro Pro
  • Pengolahan data (database), misalnya: Ms. Access, DBase, FoxPro
  • Pengolahan citra (drawing), misalnya: Adobe Photoshop, Corel Draw, 3DStudio.
3. Program Bantu (Utility) adalah program yang berfungsi untuk membantu dalam mengatasi berbagai kelemahan atau kekurangan sistem operasi serta program aplikasi, serta memudahkan pengguna untuk melakukan akses secara cepat terhadap program yang sudah disediakan oleh sistem operasi.

Selain itu dengan mudah kita juga bisa melakukan optimasi terhadap sistem operasi. Kita ambil contoh, misalnya saja program Tuneup Utility, yang berfungsi untuk memperbaiki registry juga mampu menata ulang (rewrite) registry Windows, sehingga memperkecil risiko kerusakan sistem dan mempercepat kinerjanya.

Membersihkan file spam (sampah) di komputer kita dengan program CCleaner, program yang dapat kita pakai untuk browsing internet dengan Mozilla, Chrome, baidu, UC browser, untuk membersihkan virus seperti McAffe, Avira, Smadav dan pemutar file MP3 seperti Winamp, Aimp serta masih banyak program lainnya sesuai fungsi masing-masing. Contoh perangkat lunak Program Bantu (Utility) adalah :
  • Tuneup Utility
  • Everest
  • Anti Virus
  • Norton Utility
  • Scandisk
  • PC Tools
  • Moxilla firefox
  • Anti Virus
  • Winamp
  • FLV Player
  • PC Tools
  • Windows Explorer
  • Dan lain sebagainya
4. Bahasa Pemrograman adalah suatu program dalam bentuk assambler compiler atau interpreter yang mana software tersebut secara khusus dipakai untuk membuat program komputer, apakah itu sistem operasi, program paket, program aplikasi, dll. Contoh bahasa pemrograman adalah PHP, ASP, dBase, Visual Basic dan C ++.

Bahasa pemprograman atau bisa juga dikenal dengan bahasa komputer. Bahasa pemprograman merupakan satu set instruksi atau perintah berupa sintaks dan semantik untuk mendefenisikan program komputer. Ini merupakan software yang berbentuk compiler atau juga bisa berbentuk interpreter.

Software memungkinkan seorang programer membuat aplikasi sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya, ataupun berguna untuk menentukan data mana yang akan diproses komputer, apakah data tersebut akan disimpan atau dirubah kembali serta langkah apa yang bisa diambil selanjutnya.  (Ranah-informasiku)

Contoh-Contoh Bahasa Pemrograman :
  • ASP
  • dBase
  • HTML
  • Visual Basic
  • Pascal
  • C++
  • Java
  • Delphi
  • PHP
  • Visual FoxPro
Bahasa pemrograman ini dibagi menjadi tiga tingkatan besar, yaitu:

1. Bahasa pemrograman tingkat dasar

Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa pemrograman jenis ini sangat sulit dimengerti karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Biasanya yang mengerti hanyalah pembuatnya saja.

2. Bahasa pemrograman tingkat menengah

Bahasa pemrograman dimana penggunaan instruksi sudah mendekati bahasa sehari-hari, walaupun begitu masih sulit untuk dimengerti karena banyak menggunakan singkatan-singkatan seperti STO (artinya simpan = STORE) dan MOV (artinya pindah = MOVE). Yang tergolong ke dalam bahasa ini adalah Assembler dan ForTran (Formula Translator).

3. Bahasa pemrograman tingkat atas

Merupakan bahasa yang mempunyai ciri mudah dimengerti, karena menggunakan bahasa sehari-hari. Contohnya seperti Basic, dBase, Visual Basic, VB.Net, dan lain-lain. (Wahyu-winoto.com)

Jenis - Jenis Software

Software dibedakan dalam beberapa macam jenis. Adapun jenis-jenis software antara lain sebagai berikut :

1. Freeware adalah software gratis yang dapat dipergunakan tanpa batas waktu dan program yang didistribusikan dengan gratis dan tanpa biaya tambahan. Freeware biasanya diberikan kepada komunitas-komunitas, tetapi masih mempunyai hak cipta sebagai pengembang dan pengontrol dalam pengembangan aplikasi/software berikutnya. 

Freeware akan menyediakan kode sumber (source code) jika pengembang aplikasi berhenti mengembangkan produk freeware ke pengembang lain atau bekerja sama untuk mengembangkan freeware tersebut.

Hal ini tentu berbeda dengan jenis software shareware  yang dapat digunakan dalam jangka waktu tertentu dan harus membayar jika ingin mendapatkan versi yang asli (versi lengkap) atau penggunaannya tanpa batasan waktu.

Artikel Terkait : Cara Mencegah Penularan Virus via Flashdisk ke Komputer

2. Shareware adalah software untuk uji coba yang dibagikan secara cuma-cuma (gratis) dengan keterbatasan fitur-fitur tertentu baik dari  ketersediaan, fungsi, fasilitas, kenyamanan dan memiliki batas waktu sehingga kita tidak bisa menggunakannya secara maksimal. Untuk mendapatkan secara lengkap anda harus membelinya agar pemakaiannya tanpa batas waktu dan mendapatkan fitur-fitur yang lengkap.

Tujuan Shareware sebagai uji coba untuk mengenalkan software dan strategi pemasaran yang dilakukan oleh pengembang. Shareware juga disebut Trialware. Biasanya banyak kita temukan diberbagai web aplikasi yang membagikannya secara gratis, jika kita merasa puas setelah memakainya maka kita bisa membelinya secara lengkap diwebsite tersebut.

3. Firmware merupakan suatu aplikasi yang mengacu secara jelas pada suatu perangkat lunak yang tersimpan pada ROM (Read Only Memori), tidak mengalami perubahan meskipun tanpa dialiri arus. Firmware yang tersimpan pada ROM sifatnya tetap (tidak dapat diubah) namun apabila jenis ROM tersebut adalah EPROM atau mungkin Flash ROM, firmware-nya masih bisa diubah (sifatnya tidak tetap) sesuai dengan kebutuhan.

4. Perangkat lunak (Software) berbayar (Commercial Software) adalah software yang dibuat dengan tujuan komersil yang bisa dibeli pada distributor/pengembang  perangkat lunak tersebut. Kemudian, pengguna yang membeli perangkat lunak tidak dapat membagikan ulang atau menyebarluaskan kembali perangkat lunak dengan bebas tanpa izin penerbit dan tentunya dilindungi undang-undang hak cipta. Contoh perangkat lunak berbayar (commercial software) ialah Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Microsoft Visual Basic Net dan lain sebagainya.

5. Free Software adalah software gratis yang bebas dipakai, disalin, diubah dan dimodifikasi atau dengan kata lain bebas untuk di utak atik (diubah) tetapi tetap dengan beberapa ketentuan sehingga bisa dipergunakan oleh pengguna selanjutnya. 

Dalam konsep kebebasan dalam menggunakan software ini, semua orang bisa menjadikannya komersil serta mendapatkan keuntungan dari pendistribusian tersebut bahkan dibolehkan untuk memodifikasi kode sumber dan juga bisa menyebarluaskannya secara gratis.

Istilah dari Free Software diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation, salah satu organisasi nirlaba yang menjadi sponsor utama proyek GNU. Menurut Richard Stallman tentang pengertian Free Software adalah mengenai kebebasan itu sendiri, bukan masalah harga. Untuk memahami konsepnya, kita harus memahami kata "bebas" seperti dalam "Kebebasan Beropini (berpendapat)", tidak bebas dalam arti “makanan gratis". 

Free software bebas tersedia secara gratis untuk penggunanya dan dikembangkan oleh komunitas terbuka. Anggota komunitas yang bergabung pada umumnya bersifat sukarela dan tidak dibayar, tetapi mungkin juga mereka adalah karyawan perusahaan yang telah dibayar untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut.

6. Open Source Software adalah software di mana kode sumbernya bersifat terbuka dan dapat dimodifikasi, dipelajari, dikembangkan, ditingkatkan dan disebarluaskan dengan selalu berpegang pada aturan dan etika tertentu. 

Oleh karena kode sumbernya bersifat terbuka, maka para pengembangnya adalah komunitas terbuka yang memiliki tujuan untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut. Open source software yang dihasilkan tersebut biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut aturan tertentu.

Tujuan dari penciptaan software ini adalah agar dapat dinikmati oleh semua pengguna komputer sesuai dengan kebutuhannya. Perbedaan open source software dengan free software terletak pada cara untuk mendapatkan lisensi software tersebut. Biasanya, produk dari perangkat lunak ini sifatnya bebas tetapi tetap memiliki aturan tertentu yang harus dipatuhi para penggunanya.

7. Malware adalah perangkat lunak yang dibuat untuk tujuan merusak sistem komputer atau jaringan komputer tanpa harus meminta izin dari pemiliknya. Malware disebut juga perangkat perusak yang berasal dari kombinasi dua kata yaitu malicious dan software. 

Para pencipta jenis software ini sering menggunakan istilah virus komputer pada semua jenis software yang dibuat untuk merusak sistem, termasuk juga true virus (virus murni).

Jenis-jenis dari malware diantaranya adalah virus komputer, perangkat iklan (adware),kuda troya (trojan horse), cacing computer, spyware, rootkit, perangkat jahat (crimeware) dan malware lainnya. Beragam jenis malware lainnya yang memang sengaja dibuat dengan alasan yang tidak baik.

Demikianlah pembahasan tentang perangkat lunak komputer, fungsi, macam dan jenisnya, mudah-mudahan artikel ini bisa memberikan pencerahan kepada kita tentang apa itu software dan kegunaannya. Selain perangkat lunak komputer anda juga bisa membaca perangkat keras komputer.

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Perangkat_lunak
http://www.artikelsiana.com/2015/04/software-pengertian-fungsi-jenis-jenis-sofware.html
http://www.kompternet.com/2016/10/mengenal-software-dan-jenis-jenisnya.html
http://www.materidosen.com/2016/12/pengertian-fungsi-dan-contoh-perangkat.html
http://www.wahyu-winoto.com/2012/04/pembagian-jenis-software-komputer.html






Share This
Previous Post
Next Post

Seorang Blogger yang berusaha memberikan informasi yang terbaik dan valid

0 Comments:

Berkomentarlah dengan bijak!

Bagikan Artikel ini!