Laman

Kamis, 23 Agustus 2018

Cara Optimasi SEO Onpage pada Website

SEO Onpage


SEO Onpage adalah melakukan teknik optimasi pada suatu website yang dilakukan dari dalam website itu sendiri. Jadi menerapkan SEO Onpage adalah bagaimana kita sebagai blogger melakukan beberapa teknik yang bertujuan untuk mengoptimasi atau mengoptimalkan kinerja website yang dilakukan dari dalam website.

Adapun beberapa hal yang harus kita lakukan untuk optimasi sebuah website adalah high speed load yang cepat, penggunaan tema/theme (script & CSS yang ringan) yang ringan dan theme yang easy cacth (enak dilihat), tulisan artikel yang ada berkualitas tinggi, mengoptimasi tag yang relevan, membangun link internal, menata navigasi, dan membuat sitemap yang terstruktur.


Menggunakan Keyword yang tepat, Judul yang menarik, URL singkat, tepat dan SEO Friendly, Meta description yang jelas, Media gambar yang menarik, Outbound link sesuai dengan kebutuhan, Social sharing yang dibagikan secara bijak dan tidak serampangan.

Jadi teknik-teknik diatas harus kita lakukan dengan baik dan tepat, tidak ‘mengejar target’ supaya cepat masuk mesin pencari tapi mengorbankan kualitas artikel dan melakukan segala macam cara dengan buru-buru dan tidak mengindahkan aturan google.

Tujuan Optimasi SEO Onpage

Sebelum kita membahas tehnik-tehnik SEO Onpage, disini kita akan membahas apa tujuan dari kita mengoptimasi halaman website dengan menggunakan SEO Onpage. Ada 2 tujuan utama seorang Webmaster/Website Owner mengoptimasi halaman website mereka yaitu untuk mesin pencari dan pengguna.

1. Optimasi Onpage Untuk Mesin Pencari

Untuk mengoptimasi halaman website untuk mesin pencari meliputi beberapa hal, tentunya tujuannya adalah agar artikel website kita bisa muncul dihalaman pertama dari mesin pencari terutama google. Jika kita memakai CMS WordPress untuk website kita, yang harus kita dilakukan adalah pakailah theme yang simple dan tidak memberatkan.

Artikel Terkait : Cara Optimasi SEO Website

Selanjutnya pakailah plugin SEO seperti Yoast SEO, Xml Sitemaps dan plugin-plugin yang mendukung keperluan SEO kita. Dengan catatan bahwa kita tidak memasang plugin dengan fungsi yang benar-benar sama. Kenapa demikian? Karena pemakaian plugin yang sama akan menyebabkan crash dan memberatkan akses website.

Perhatikan juga kecepatan website kita dengan tidak menginstal macam-macam plugin yang tidak perlu. Selain itu jangan memasang terlalu banyak pernak pernik dibagian sidebar dan juga jangan memasang iklan terlalu banyak. Karena hal tersebut akan memberatkan website dan membuatnya lambat untuk diakses.

2. Optimasi Onpage Untuk Pengguna
Tujuan utama membuat artikel adalah untuk memenuhi dari kebutuhan para pengunjung (pengguna), jadi buatlah artikel yang berkualitas, memberikan manfaat dan memberikan solusi bagi para pengunjung. Buatlah artikel yang menarik, original, berbobot, mendetail dan lengkap.

Buatlah pengguna senyaman mungkin diblog kita, kecepatan website juga berpengaruh pada pengguna website kita. Tatalah navigasi serapi mungkin, jangan terlalu banyak pernak-pernih yang membuat website kita terlihat ‘kotor’. Hal tersebut akan membuat pengunjung betah berlama-lama diwebsite kita.

Hindari untuk memasang gambar dan video terlalu banyak, apalagi tidak terlalu penting untuk dipasang diblog kita. Karena beberapa hal tersebut akan memberatkan website kita.

Pakailah theme yang support dengan versi desktop atau pun mobile, sehingga dari manapun pengguna mengakses website kita mereka merasa nyaman dan tidak berat untuk mengakses website kita.   

Cara Optimasi Website dengan SEO Onpage

Dibawah ini akan kami bahas satu persatu teknik untuk mengoptimalkan artikel kita dengan memakai SEO Onpage.

1. Konten yang berkualitas
Yang diperlukan dalam konten berkualitas adalah isinya original, berbobot, detail dan lengkap. Tidak hanya itu saja, kita juga harus menjelaskannya dengan baik agar orang yang membacanya bisa memahami dengan baik. Artikel kita juga harus enak dibaca, ringan dan mudah dipahami, agar pengunjung mudah memahami dari isi artikel sehingga tujuan dari apa yang kita sampaikan bisa tercapai.

Tidak perlu banyak istilah-istilah aneh yang membuat orang ‘kabur’ dari website kita. Selain itu kita harus bisa membuat artikel kita benar-benar bisa memenuhi keinginan para pengunjung, tentunya dengan menjelaskan sesuai dengan topik yang kita bahas. Buatlah artikel yang menjelaskan suatu topik dengan jelas, padat, detail dan lengkap.


Yang diperlukan dalam membuat konten berkualitas adalah bisa memberikan manfaat yang maksimal bagi para pengunjung. Artikel kita juga sebaiknya lebih menonjol jika dibandingkan dengan artikel lain, tujuannya agar artikel kita bisa mendominasi dimesin pencari.
Ciri-ciri dari artikel berkualitas adalah membuat pengunjung betah diwebsite kita, oleh karena itu buatlah pengunjung berlama-lama berada diwebsite kita karena mereka asyik membaca artikel kita.

Apalagi artikel kita bisa menggugah perasaan mereka (pengunjung jadi baper/mereka merasakan kagum, terhibur, bahagia, dll), maka kita sudah berhasil membuat artikel yang berkualitas baik.

Buatlah artikel yang berkualitas dan panjang, untuk menerapkan SEO dalam artikel tidak dijelaskan seberapa pendek dan panjang artikel yang diperlukan. Tapi pada kenyataannya sekarang, banyak artikel yang mendominasi halaman pertama, kedua dan ketiga adalah artikel-artikel yang panjang.

Dijelaskan secara detail dan lengkap. Banyak dari teman-teman yang menerapkan SEO berpendapat bahwa artikel yang disukai oleh google berjumlah 1000 sampai 2000 lebih, ada pula yang berpendapat 2000 sampai 3000. Menurut pengalaman saya bahwa artikel dengan jumlah 700 sampai 1500 atau 2000 sudah bisa masuk dalam halaman pertama.

700 kata sudah bisa masuk pada halaman pertama, tentunya dengan beberapa catatan. Semakin berbobot, jelas, mendetail dan lengkap serta bisa menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan, maka artikel tersebut sudah bisa menjadi prioritas bagi para pengguna (pengunjung).

Selain memenuhi kebutuhan pengguna (solusi dari masalah) artikel tersebut juga harus memberikan manfaat yang maksimal. Tentunya untuk berapa jumlah kata yang ada didalam artikel tidak menentu, bisa 700, 1000, 1500 atau 2000 lebih sesuai dengan kebutuhan dari topik yang kita bahas.

Tidak ada yang pasti dalam hal jumlah kata, banyak dari para pengguna SEO bahwa jumlah artikel tentu disesuaikan dengan kebutuhan dari topik yang kita bahas. Walaupun untuk sekarang banyak yang masuk dipencarian google dengan jumlah kata 1000-2000 kata bahkan 2000 -3000 kata lebih.

2. Keyword yang Tepat
Carilah keyword yang tepat pada artikel kita. Keyword yang tepat dalam artian mencari keyword yang banyak peminatnya, persaingan yang tidak terlalu ketat dan memakai kalimat yang simple. Kalimat yang pendek tapi sudah mewakili arti dari topik yang akan dibahas.

Kita juga bisa memakai kata kunci dengan kalimat yang panjang (keyword long tail). Kelebihan dari kata kunci yang panjang adalah mempunyai makna arti yang lebih lengkap, enak dibaca dan mudah dipahami.

Yang menjadi kunci dari keyword adalah kepopulerannya (banyak peminat) dan memilih kalimat yang tepat (enak dibaca dan mudah dipahami). Dengan kata kunci yang tepat dan juga popular tetapi mempunyai saingan yang rendah adalah suatu ‘berkah’ untuk meraup pengunjung blog kita.   

Keyword yang diperlukan dalam artikel adalah pada judul artikel, diawal paragraf, diakhir paragraf, Subheading yang ada dalam artikel dan dalam gambar yang ada dalam artikel. Jika memungkinkan (direkomendasikan) beri keyword dipertengahan artikel (selain paragraf pertama dan terakhir).

Selain itu dalam artikel diperlukan juga variasi keyword, agar tidak monoton dan menjadi ‘bumbu’ dalam artikel kita, yang akan menjadikan artikel kita berkualitas dan profesional. Adapun tools yang digunakan untuk mencari keyword dengan berbagai macam variasinya dan data-data lain secara lengkap bisa memakai Google Keyword Planner.   


Pastikan density keyword pada artikel tidak berlebihan. Untuk kepadatan dari keyword (keyword density) yang diperlukan adalah 2-3% pengulangan keyword utama yang diletakkan dalam artikel. Misalnya anda ingin membuat artikel blog dengan banyak suku kata 500, maka harus menyebarkan keyword sebanyak 10 kali berarti persentasenya 2%.

Untuk ketentuan density ada yang berpendapat 2-5 %, usahakan density keyword anda tidak berlebihan. Pakailah density keyword sesuai dengan kebutuhan dari artikel kita tersebut. Kita tidak bisa memaksakan jika memang keywordnya tidak sesuai dengan kebutuhan artikel blog.

Tidak perlu menembak terlalu banyak, cukup 2 sampai 3 persen saja apalagi jumlah kata-kata anda mencapai 1000-2000 karakter. Untuk masalah kepadatan keyword (keyword density) tidak perlu diperdebatkan, tempatkanlah keyword pada artikel sesuai dengan kebutuhan artikel kita. Berapapun jumlahnya!

Untuk jumlah kepadatan dari keyword, disesuaikan dengan persaingan dari keyword tersebut. Jika kata lunci yang kita bidik mempunyai persaingan yang rendah kita bisa menempatkan keyword kita 2 – 3 % saja, bahkan 1% lebih cudah mencukupi.

Tapi jika keyword yang kita bidik mempunyai persaingan yang ketat, maka keyword density yang kita perlukan berkisar antara 4 – 5 persen. Hal ini kita lakukan karena untuk mendapatkan perhatian lebih dari google.

Buatlah internal link pada paragraf yang mengandung keyword tersebut. Fungsi dari internal link pada keyword adalah untuk memudahkan artikel kita terindex oleh google.
Tools untuk mengetahui jumlah keyword density : https://smallseotools.com/keyword-density-checker

3. Loading Website yang Cepat
Selain dari konten yang berkualitas, kecepatan dari akses website sangat diperlukan. Justru kecepatan website sangat berpengaruh pada kenyamanan para pengunjung. Pengunjung akan merasa nyaman jika website cepat diakses, mereka tidak terburu-buru pergi menginggalkan website kita dan mencari website lain yang lebih baik.

Oleh karena itu hindari segala sesuatu yang membuat website lambat, seperti berbagai macam pernak pernik yang tidak begitu dibutuhkan. Termasuk iklan yang bermacam-macam juga memberatkan website, kurangi iklan yang terlalu berlebihan, iklan yang terlalu berlebihan akan merusak tampilan website, mengurangi pengunjung dan juga membuat loading blog kita lambat. Pasanglah iklan 1 atau 2 macam saja (dari pemilik yang berbeda).

Selain iklan plugin yang terlalu banyak juga akan memberatkan dan memenuhi space usage blog kita. Jadi installah plugin secukupnya saja sesuai denga kebutuhan. Usahakan dibawah 20 plugin. Hindari memasang plugin dengan fungsi yang sama, karena akan terjadi crash.

Selain itu gambar yang telalu banyak dalam 1 artikel juga akan membebani dari kinarja blog, pakailah gambar sesuai dengan kebutuhan saja. Begitu juga script dan juga link yang tidak terlalu penting agar tidak dipasang diwebsite. Karena akan menambah waktu loading blog ketika diakses.

Kecepatan loading website dinilai oleh google sebagai salah satu faktor perankingan situs, selain itu sangat penting juga untuk kenyamanan dari para pengguna website kita. Selain berguna untuk mesin pencari tapi juga diperuntukkan untuk para pengguna.

Plihlah template yang tidak terlalu norak dan gunakan widget sesuai dengan kebutuhan. Javascripf dan css yang dipasangkan dari pihak ketiga hanya akan memeprlambat loading blog. Pasanglah javascripf dan css sesuai kebutuhan saja.

4. Themes friendly
Kita harus memilih tema/template yang simple, tidak terlalu norak dan menyilaukan mata. Pilihlah template yang enak dilihat dan mudah dicerna oleh mata pengunjung (nyaman dilihat), sehingga pengunjung juga akan nyaman berada diwebsite kita.

Selain theme yang simple pilih juga theme yang tidak berat ketika diakses dan juga pilih theme yang user friendly. Sehingga template tersebut benar-benar membuat kita betah dan mudah mengaksesnya.

Gunakan Desain Responsive untuk theme kita, maksudnya Desain Responsive adalah tampilan theme bisa otomatis meyesuaikan dengan perangkat (Device). Sehingga jika pengguna membukanya dari perangkat android yang mereka punya maka langsung bisa menyesuaikan dengan perangkat tersebut.

Desain yang seperti ini juga biasa disebut mobile friendly. Tampilan reponsif pada theme disukai oleh google, hal tersebut karena mudah diakses para pengunjung blog. Pakailah plugin cache untuk membersihkan cache dan mempercepat loading blog. Untuk mengecek mobile friendly kita bisa memakai google :
https://search.google.com/test/mobile-friendly

Sedangkan untuk mengecek kecepatan website bisa memakai website dibawah ini:
https://developers.google.com/speed/pagespeed/insights
https://gtmetrix.com
https://tools.pingdom.com
https://www.webpagetest.org

5. Judul Artikel yang Menarik dan Mengundang Klik
Selain mengandung keyword, dalam judul diperlukan juga menarik, poluler dan mengundang klik. Kenapa harus populer? Karena jika kita memilih judul yang populer maka besar kemungkinan banyak yang mencarinya dimesin pencari.

Begitu juga jika memilih judul yang mengundang klik maka para pengunjung akan tertarik membuka artikel kita untuk membacanya. Buatlah judul semenarik mungkin, agar judul tersebut memancing orang untuk mengklik artikel kita dimesin pencari.

Perlu diperhatikan bahwa untuk membuat judul, tidak perlu terlalu panjang, untuk penulisan judul yang ideal janganlah terlalu panjang dan juga jangan terlalu singkat. Buatlah judul sesuai dengan kebutuhan artikel, begitu pula sesuai dengan ketentuan SEO.  

Perlu diingat jangan menipu calon pengunjung dengan judul yang telalu fantastis, apalagi tidak sesuai dengan isi artikel. Hal tersebut hanya mengundang mereka sekali saja, selanjutnya mereka akan jera dan merekomendasikan pada orang lain untuk tidak berkunjung kembali di blog kita.

6. URL Singkat, deskriptif dan SEO-Friendly
Buatlah URL yang singkat sesuai dengan keyword yang kita bidik. URL yang singkat mudah dibaca dan mudah pula diingat, dengan demikian URL yang kita punya mudah diingat para pengunjung. Selain singkat URL kita hendaknya deskriptif sehingga URL kita bisa menggambarkan sesuatu dari topik yang kita bahas.

Anda bisa menggunakan URL pendek dan mengandung keyword utama, misalnya judul artiikel anda “Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas” maka urlnya adalah Backlink Berkualitas. Contohnya seperti ini : Berbaginfosaja.blogspot.com/backlink-berkualitas

Tentunya cek terlebih dahulu pada tool riset keyword kata-kata mana yang banyak peminat dan banyak pencarinya tapi mempunyai persaingan yang rendah. Cara ini juga strategi untuk mendapatkan keyword density yang lebih banyak dan terlihat natural.

Membidik URL yang SEO-Friendly akan mengundang sasaran yang tepat, maksud tepat adalah URL yang kita bidik popular dan panyak pencarinya serta mempunyai persaingan yang rendah. Sehingga akan mempengaruhi dari SEO yang kita bidik dan bisa mengundang banyak pengunjung.

Untuk mempergunakan URL atau Permalink pergunakan permalink yang SEO-friendly, untuk contohnya adalah seperti dibawah ini :
/%postname%
/%postname%/
Bagi para webmaster yang menggunakan artikel yang banyak pada websitenya, bisa memakai permalink /%category%/%postname karena untuk memudahkan pengguna mencari artikel yang dibutuhkan.

7. Meta Deskripsi yang Jelas
Buatlah meta deskripsi untuk menggambarkan artikel kita secara singkat, padat dan jelas. Jangan bertele-tele dalam menerangkan meta deskripsi, karena untuk menarik perhatian calon pengunjung yang ada dimesin pencari.

Buatlah meta deskripsi yang menarik, tidak terlalu heboh dan fantastis. Buatlah dengan jelas, singkat dan menarik perhatian. Jangan juga terlalu sederhana, karena tidak akan memancing calon pengunjung untuk mengunjungi blog kita. Aturan baru dari google sekarang, meta deskripsi harus berkalimat pendek.

Sehingga kita dituntut untuk membuatnya singkat tapi benar-benar jelas dan menarik untuk mengundang orang agar berkunjung diblog kita. Berilah pada keterangan dari meta deskripsi keyword yang kita bidik, sehingga google mudah untuk mendeteksi artikel-artikel kita.

8. Media Gambar
Media gambar yang diperlukan dalam artikel adalah menarik perhatian, tidak terlalu mencolok dan tidak berukuran terlalu besar. Jika berukuran terlalu besar, selain menghabiskan kuota dari hosting kita dia akan memberatkan loading blog kita. Resize ukuran image sesuai dengan keperluan, lalu compress biar lebih kecil lagi size nya.

Ambillah gambar yang menerangkan isi artikel tersebut, pilihlah gambar yang tidak terlalu mencolok tapi cukup menyita perhatian dari para pengunjung blog. Kemudian berilah deskripsi pada gambar tersebut dengan memakai judul artikel ataupun keyword target.

Sedangkan untuk mengisi ALT image menggunakan keyword yang kita bidik. Bisa juga ditambahkan dengan call to action agar visitornya langsung mengunjungi website kita. 

Bagi teman-teman yang mempunyai banyak artikel tentang panduan yang membutuhkan banyak gambar, bisa menggunakan XML Image Sitemap agar file-file image tersebut lebih mudah di crawl dan di index oleh search engine.

Bagi mereka yang menggunakan CMS Wordpress bisa menggunakan plugin Udinra All Image Sitemap dan Google XML Sitemap for Images.


9. Outbound Link
Artikel yang berkualitas tentunya mempunyai referensi yang berkualitas juga, justru mempunyai refernsi dalam membuat artikel merupakan konten yang dinilai berkualitas. Hal tersebut didasari bahwa kita sebagai blogger mempunyai referensi yang jelas, sehingga kita tidak asal membuat artikel tanpa ilmu atau referensi yang jelas.

Referensi dinilai oleh google adalah hal yang sangat wajar, bahkan dianjurkan oleh google agar mempunyai referensi untuk membuat sebuah artikel. Hal itu didasari dari salah satu plugin yang sudah banyak bahkan tenar dikalangan blogger yaitu Yoast SEO, ada salah satu menu untuk penilaian dari terpenuhinya syarat artikel SEO dengan mencantumkan outbound link yang harus kita atur.

Hal tersebut menandakan bahwa referensi atau Outbound Link (Link yang keluar) diperlukan. Tentunya referensi tersebut tidak terlalu banyak, idealnya 3 referensi yang kita butuhkan untuk dicantumkan dalam blog kita. Yang tidak diperbolehkan adalah kita mengcopas (Copy dan Paste) artikel dari website lain ke website kita.

Sangat jauh berbeda jika kita hanya mengutip kalimat dari artikel, dibandingkan dengan  mengcopas artikel. Yang harus kita lakukan adalah ambil poin-poin terpenting dalam artikel orang lain, kemudian kita bisa memodifikasi dan mengembangkannnya menjadi artikel yang berkualitas.

Untuk outbound link yang direkomendasikan adalah website yang mempunyai reputasi yang bagus dan relevan dengan artikel yang kita buat. Hal tersebut akan menambah kepercayaan pengunjung pada blog kita.

Hindari mengambil referensi dari blog yang mempunyai reputasi rendah, apalagi jika tidak relevan. Karena justru hal tersebut akan membuat blog kita kurang dipercaya, kecuali artikelnya memang berkualitas.

10. Internal Link
Membangun internal link yang baik akan membuat artikel kita menjadi hidup. Artikel kita akan terlihat berkualitas dan baik, orang-orang akan merasa nyaman untuk membaca artikel yang saling berkaitan dari artikel satu ke artikel yang lainnya.

Perlu diingat bahwa dalam membangun internal link, harus berkaitan dengan artikel tersebut. Jangan pernah memaksakan untuk mengaitkan artikel kita dengan artikel lainnya tapi tidak ada kecocokan atau sebagai jebakan untuk para pengunjung. Justru hal tersebut akan membuat pengunjung jera dan tidak betah berada diblog kita.

Untuk internal link Usahakan artikel yang satu tema atau satu kategori. Jika ingin memasang internal link secara otomatis bisa menggunakan plugin inline related post :
https://wordpress.org/plugins/intelly-related-posts

Selain itu anda juga bisa menginstal plugin related post, yang berfungsi untuk memunculan related post (artikel terkait) dibawah artikel, fungsinya adalah untuk ‘mempromosikan’ kepada orang yang membaca artikel agar tertarik dan membaca artikel lain yang masih mempunyai kaitan dengan artikel yang sedang dibaca.

11. Optimasi Tag yang Relevan
Salah satu yang membuat artikel kita mudah ditemukan dengan berbagai macam kata kunci adalah dengan berbagai macam tag yang kita buat dalam artikel kita. Buatlah tag yang banyak dengan berbagai macam variasi, agar artikel kita bisa masuk digoogle dengan berbagai macam keyword.

Tentunya yang diperlukan adalah tag yang relevan dan tepat. Tidak dibenarkan jika kita membuat tag dengan menembak berbagai macam variasi tapi justru tidak sesuai dengan topik yang akan kita bahas. Itu juga selain akan mendapatkan penilain buruk dari google, pengunjung juga akan jera mengunjungi blog kita.

Kita bisa memakai tag ketika menerbitkan artikel, buatlah beberapa keyword yang sesuai dengan artikel terebut. Hal tersebut berfungsi agar artikel anda bisa cepat terindex oleh google dengan keyword dari tag tersebut.

12. Navigasi dan Tampilan yang Rapi
Buatlah struktur website yang rapi dan mudah untuk dipahami oleh pengunjung, navigasi yang rapi akan membuat pengunjung merasa nyaman dan betah berlama-lama diwebsite kita. Mereka juga mudah untuk mencari dan menjelajah apa yang mereka cari diwebsite kita.

Begitu pula tampilan website, dalam website yang berkualitas tidak diperlukan berbagai macam pernak pernik seperti kalender, jam, berbagai macam hiasan lainnya. Iklan yang terpasang disetiap sudut blog, tidak hanya satu iklan saja tapi dari berbagai broker iklan lainnya.

Hal tersebut tidak diperlukan untuk blog kita. Pasanglah beberapa widget yang memang diperlukan, begitu pula dengan iklan yang diperlukan. Cukup kita pasang 2 iklan dari pemilik yang berbeda. Pasang banner dan iklan pada sidebar.

Selain itu untuk header dan footer kita bisa memasang iklan teks saja atau banner saja. Karena jika kita tumpuk, apalagi menumpuknya pada bagian header untuk blog yang baru maka optimasi akan sulit dilakukan.

Perlu kita ketahui bahwa semakin sedikit iklan yang kita pasang (jumlah broker iklan) maka semakin banyak kemungkinan klik iklan yang akan kita hasilkan. Justru berbagai macam iklan yang tampil akan membuat pengguna merasa risih dan hal tersebut justru akan berpotensi mendapatkan klik sedikit.

Karena untuk membuka blog yang akan tampil adalah pada bagian atas (header) terlebih dahulu. Jika kita tumpuk iklan diatas maka penilaian google untuk kecepatan blog akan buruk. Kecuali jika blog kita sudah terkenal, tanpa melalui google pengunjung bisa langsung membuka website kita.  

Jaga kebersihan dan kenyamanan tampilan blog kita, karena banyak blogger-blogger yang meletakkan pernak-pernik di blognya sendiri. Untuk sidebar pasanglah seperlunya saja, seperti kategori, artikel populer, tool subscriber dan tombol sosial media.

4 tool tersebut mempunyai peran penting, seperti kategori mempunyai peran untuk menunjukkan pada pengunjung artikel-artikel yang sama dalam satu wadah, begitupula artikel populer untuk menunjukkan pada mereka artikel populer yang ada pada blog kita.

Tool subscriber yang berfungsi untuk menampung email para penggemar setia, jika ada artikel baru maka otomatis mereka akan diberi tahu melalui email yang mereka daftarkan.

Begitu pula tombol sesial media, jika mereka mengikuti atau menjadi follower kita, akan menjadi keuntungan bagi kita. Karena setiap kali kita sharing disosial media baik itu facebook, twitter, google plus maka mereka akan diberi tahu melalui akun sosial media mereka.

13. Menempatkan Subheading dalam Artikel
Usahakan di setiap artikel kita terdapat H1-2-3, pastikan penempatannya tepat. Letakkan H1-2-3 dibawah 300 karakter, karena sesuai dengan kriteria artikel yang ringan dibaca dan mudah dimengerti (Readability – plugin SEO Yoast). Untuk H1-2-3 usahakan untuk berkaitan dengan keyword tapi tidak dipaksakan.

Keyword yang ada pada subheading juga sebagai pemenuhan dari SEO Onpage, tentunya yang perlu kita perhatikan adalah jangan terlalu memaksakan untuk mengisi subheading dengan keyword jika memang tidak ada hubungannya.

Subheading yang ada dalam artikel dikategorikan sebgai artikel yang ringan dibaca dan mudah dipahami. Hal tersebut terdapat dalam plugin Yoast SEO. Untuk pembahasan masalah ini akan kami buatkan artikel khusus yang akan membahas tuntas masalah plugin Yoast SEO. Temen-temen bisa menonton diYoutube tentang penjelasan dari plugin YoastSEO

14. Pembuatan Sitemap
Pembuatan sitemap diperlukan untuk memudahkan google mendeteksi website kita. Dengan sitemap maka website kita dinilai mempunyai struktur yang bagus, sehingga banyak pengunjung yang merasa nyaman berada diblog kita dan tidak merasa kesulitan untuk menjelajah blog kita.

Untuk memudahkan mereka yang ingin memakai sitemap diwebsitenya, untuk CMS wordpress bisa menggunakan plugin WP Sitemap Page. Kita bisa memasang plugin tersebut diblog kita untuk menambahkan sitemap diblog kita.


Demikianlah hal-hal utama yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan SEO Onpage pada website kita. Ada beberapa tambahan yang bisa kita lakukan untuk menambah optimalnya website kita, beberapa hal tersebut adalah :
  
1. Hosting yang Berkualitas dan Domain Menarik
Sebagai tambahan, selain dari teknik-tehnik diatas kita juga memerlukan kualitas dari hosting yang dipakai. Dengan memakai hosting yang berkualitas maka akses untuk website kita juga akan optimal dan stabil, baik dari kecepatan dan berbagai fasilitas yang kita pakai sehingga website kita berjalan secara optimal.

Selain hosting kita juga memerlukan nama domain yang bagus dan menarik, Gunakan nama domain yang enak, mudah di ingat, unik, dan gampang untuk diketik. Hindari domain yang terlalu rumit untuk dibaca, sulit diingat ketika diketik dan asing didengarkan. Ujung-ujungnya orang akan masuk mesin pencari lagi untuk mencari artikel lain yang mereka butuhkan.

2. Social Sharing
Untuk saat ini banyak dari para pakar SEO menilai bahwa social media belum banyak berpengaruh untuk penerapan SEO pada website kita. Tapi disini akan ada penjelasan yang berbeda.

Kronologinya seperti ini, awalnya website kita sudah terdeteksi oleh google tapi belum masuk halaman pertama atau kedua. Karena banyak dari artikel kita dibagikan disosial media sehingga artikel kita banyak mendapatkan kunjungan.

Setelah itu blog kita akan terkenal, dengan demikian maka banyak orang yang akan mengunjungi blog kita. Maka reputasi blog kitapun akan meningkat. Dari kejadian tersebut, maka google akan mendeteksi artikel kita dari banyaknya pengunjung dan lamanya mereka berada diblog kita tersebut.

Setelah itu secara berlahan-lahan google akan menempatkan artikel kita pada halaman pertama, karena dinilai mempunyai konten berkualitas atas dasar banyaknya pengunjung, view dan lamanya pengunjung yang ada diblog kita. Demikianlah kromologi dari fungsi social media. Memang dia bukan komponen SEO tapi dia menyebabkan terjadinya optimasi website kita dimesin pencari.

Social signal atau sinyal dari sosial media (seperti like, share, vote, dan sebagainya) memang bukanlah termasuk dari  faktor perangkingan website di search engine. Tapi social signal bisa menjadi salah satu faktor perankingan tidak langsung (indirect ranking factor).

3. Update Artikel Secara Berkala
Dalam dunia perbloggingan selain membuat artikel berkualitas, hal yang tidak kalah penting adalah update artikel secara berkala, update artikel bisa setiap hari 1 sampai 25 artikel setiap hari. Atau bisa update artikel 2 atau 3 artikel setiap minggunya, bahkan ada yang update artikel 1 dalam 1 minggu.

Google sangat suka dengan blog yang mengupdate artikel secara berkala. Ingat bukan banyaknya artikel yang diupdate tapi konsistennya artikel tersebut diupdate. Update artikel secara berkala akan dinilai oleh google sebagai website yang mempunyai reputasi bagus, jika artikel yang kita buat berkualitas dan original.

Maka mudah bagi google untuk menempatkan artikel kita pada halaman pertama, tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita bisa memilih apakah artikel standard dengan jumlah kata yang sedikit (dibawah 500 kata), atau dengan artikel yang berkualitas dengan jumlah kata diatas 700 kata atau 1000-2000 kata.

Biasanya untuk artikel standar diupdate setiap hari bahkan 3-25 artikel perharinya. Sedangkan untuk artikel yang panjang (1000-2000 kata lebih) 2-3 artikel dalam satu minggu bahkan 1 artikel dalam seminggu. Ada yang berpendapat bahwa rata-rata artikel yang ideal banyak masuk mesin pencari berjumlah 1000-2000 kata, tentunya sesuai dengan kontennya yang berkualitas.

4. Menggunakan Nofollow Attribut untuk Low Quality Links
Untuk Low quality links (link berkualitas rendah) yang tidak relevan dengan niche website kita dan link yang tidak terindex oleh mesin pencari sebaiknya memakai atribut Nofollow saja. Karena berdampak tidak baik bagi blog kita dimata mesin pencari terutama google.

Adapun contoh dari link ini (low quality links) adalah link yang ada dikomentar (yang tidak relevan dengan artikel kita), link afiliasi dan link pembuat theme yang biasanya berada dibagian footer.

5. Memberikan Emphasize yang Wajar
Emphasize adalah dimana kita memberikan keterangan, penjelasan atau apapun itu dengan memberi tanda Bold, italic, dan underline pada kata-kata yang kita anggap penting. Untuk masalah ini jangan terlalu banyak kita lakukan pada artikel kita.

Aturlah sekedarnya saja, karena jika kita terlalu banyak memberikan Emphasize pada artikel maka artikel kita akan terlihat norak dan tidak rapi. Berikan Emphasize sekedarnya saja sesuai dengan kebutuhan artikel yang kita buat.



Artikel yang Readibility

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang readability, kita akan membahas terlebih dahulu apa itu radability? Menurut website Wikipedia readability (keterbacaan) adalah kemudahan untuk membaca dan memahami suatu teks atau naskah.

Kemudahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti panjang kalimat, pilihan kata, dan tata letak. Secara kuantitatif, keterbacaan dapat diukur melalui uji keterbacaan seperti Flesch-Kincaid atau SMOG.

Sedangkan dikutip dari Pengertianpengertian.blogspot.com pengertian readability adalah kualitas huruf yang menentukan tingkat keterbacaan dalam kuantitas; seberapa bagus tulisan dan seberapa mudah dibacanya. bandingkan dengan legibility.

Sumber: Tom E Rolnicki, pengantar dasar jurnalisme 2008  prenada media grup rawang mangu jakarta dialihbahasakan oleh Tri Wibowo halaman 418

Sedangkan menurut plugin Yoast SEO redability adalah artikel kita yang mudah dibaca dan mudah dipahami. Untuk membuat artikel kita mudah dibaca dan dipahami harus ada 3 komponen penting didalamnya, yaitu subheading yang ada dalam artikel, panjang paragraf dan juga panjang kalimat.

Kenapa Readability penting untuk SEO? Karena Google suka menunjukkan (dan orang suka menemukan dan berbagi) konten berkualitas tinggi, yang informatif, enak dibaca, dan mudah dipahami.

Ada 3 komponen terpenting yang harus kita perhatikan, diantaranya adalah :

1. Subheading (Sub Judul) yang Ada Dalam Artikel
Menurut plugin Yoast SEO dalam artikel yang mudah dibaca dan dipahami harus mempunyai subheading, subheading diperlukan untuk memudahkan para pengunjung memahami artikel. Hal tersebut didasarkan bahwa jika ada subheading maka struktur dari artikel akan mudah dipahami.

Dalam artikel yang terlalu panjang melebihi 250-350 kata para pangguna cenderung akan sulit menemukan titik terang dalam artikel tersebut. Jika hal itu terjadi maka orang akan berpaling ke artikel lain alias pindah website. Oleh karena itu diperlukan subheading (sub judul) dalam sebuah artikel.

2. Panjang Paragraf
Panjang paragraf yang diperlukan adalah 2 atau 3 kalimat dalam 1 paragraf, kenapa demikian? Karena jika lebih dari 3 kalimat maka paragraf tersebut akan terlalu panjang dan akan membuat para pengunjung jenuh dan bosan. Pengunjung pun akan meninggalkan blog kita.

Plugin Yoast SEO menyarankan untuk menjaga panjang paragraf dibawah 150 kata. Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan pemahaman saat kita membaca artikel. Biasanya paragraf yang panjang cenderung sulit dibaca dan membuat artikel menjadi kurang menarik untuk dibaca.

3. Panjang Kalimat
Dalam kalimat diperlukan koma (,), untuk kalimat yang enak dibaca dan mudah dipahami tentunya mempunyai koma yang tidak terlalu banyak. Dalam 1 kalimat diperlukan 1 atau maksimal 2 koma saja, jika lebih dari itu maka pengunjung cenderung bingun dengan penjelasan tersebut.

Menurut Plugin Yoast SEO buatlah kalimat artikel kita tidak lebih dari 20 kata, karena jika lebih dari itu mungkin para pengguna kehilangan jejak dari apa yang kita maksudkan dalam kalimat tersebut.

Biasanya artikel ataupun paragraf yang terdiri dari banyak kalimat yang panjang sulit untuk dibaca dan dipahami, karena kalimat yang panjang lebih sulit diproses. Jika kalimat terlalu panjang maka para pengguna akan kehilangan jejak dari makna kalimat tersebut.

Apalagi jika kalimat panjang diikuti oleh kalimat panjang lainnya, maka para pembaca mungkin akan gagal memahami makna dari teks tersebut sepenuhnya. Oleh karena itu bagilah pengalaman anda dan cerita anda dengan kalimat-kalimat yang wajar dan mudah dipahami, agar apa yang anda bagikan bisa dirasakan oleh orang lain.

Demikianlah pembahasan tentang cara optimasi SEO Onpage pada sebuah website, mudah-mudahan artikel ini bisa membantu teman-teman untuk mengoptimasi websitenya dan bisa muncul di halaman 1 ataupun 2 dari mesin pencari khususnya google.



Sumber :

http://panduanim.com/on-page-seo

https://bukainfo.com/menerapkan-keyword-density-dalam-artikel-seo


https://yoast.com/yoast-seo-readability-analysis




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagikan Artikel ini!