Laman

Rabu, 06 Februari 2019

Berlakulah Adil dalam Menilai!

Adil dalam Menilai



Pada pembahasan kita kali ini tentang berlaku adil dalam menilai seseorang, baik secara karakter, mental ataupun perbuatan. Tempatkanlah sesuatu sesuai porsinya, karena didunia ini tak ada yang sempurna. Jangan membesarkan hal yang memang itu adalah masalah kecil dan menganggap kecil hal-hal yang memang itu adalah masalah besar.


Membesarkan permasalahan yang kecil akan merugikan banyak pihak, akan mencemarkan nama baik, menyakiti hati orang lain, mendlolimi/menganiaya orang lain dan lain sebagainya. Sedangkan memperkecil masalah akan terjadinya ketidakadalilan baik dalam segala bidang termasuk politik, ekonomi dan bahkan hukum. Orang yang seharusnya mendapatkan ganjaran, akan tetapi dia tidak mendapatkannya dan bahkan hilang tanpa bekas.


Menempatkan sesuatu sesuai porsinya itu adalah adil dan bijaksana, akan tetapi jika menempatkan sesuatu tidak pada forsinya maka itu adalah perbuatan dholim. Sedangkan dholim adalah dosa besar. Lakukanlah sesuatu sesuai dengan kemampuan Anda! Janganlah melakukan sesuatu secara berlebih-lebihan, karena segala sesuatu yang berlebihan akan menghancurkan.

Artikel Terkait : Permudah Jangan Dipersulit

Janganlah karena kepentingan baik itu pribadi ataupun karena harta, kita melakukan apa saja walaupun harus mengorbankan orang lain. Kita melakukan sesuatu secara berlebihan, agar berita ataupun hal lain itu menarik. Ketahuilah bahwa dengan kita bersikap arif dan bijaksana, itu yang akan membuat orang simpati kepada kita. Oleh karena itu berlakulah adil dalam menilai! Lakukanlah sesuatu sewajarnya!

Adil dalam menilai itu adalah sesuatu yang menarik dan menyenangkan bagi semua pihak dan kepentingan, tak ada yang dirugikan dan bahkan semua akan merasa diuntungkan. Terkadang apa yang Nampak tidak sesaui dengan apa yang sebenarnya terjadi. Kadang kita melihat orang berlaku santun tapi mempunyai hati yang busuk, bahkan melakukan hal-hal yang keji dan ditutupi kebaikan atau kesantunannya tersebut.

Dia berpura-pura baik didepan siapapun, tapi membuat kehancuran orang lain secara berlahan dan pasti. Dia memunyai senjata ampuh yaitu berpura-pura santun, lugu dan sok imut. Sebenarnya dia adalah orang munafik yang siap akan menghancurkan atau menyakiti siapapun. Musuh dalam selimut itu lebih berbahaya dari penjahat yang paling kejam.


Ada juga orang yang berkarakter kasar, radikal dan terlihat jahat. Tetapi mempunyai hati yang baik dan berperilaku yang baik. Sikap dan perbuatannya tidak sekasar yang terlihat didalam dirinya. Dia selalu menjaga perasaan orang lain, tidak mudah menyakiti orang lain tanpa alasan yang jelas. Bahkan dia banyak menolong orang lain. 

Artikel Terkait : Berlaku Adil Dan Bijaksana

Jadi apapun bisa saja terjadi, jangan mudah menghakimi orang lain sebelum kita memahaminya dengan baik. Ada yang memang terlihat baik, ternyata orangnya memang baik. Ada yang terlihat baik tapi sebenarnya dia jahat. Begitu pula sebaliknya ada yang terlihat jahat, tapi ternyata dia adalah orang baik. Ada yang jahat dan adalah memang adalah orang yang bersifat jahat.   

Janganlah mendapatkan sesuatu dengan cara yang salah, karena itu pasti akan berdampak pada hasil yang tidak baik walaupun hal tersebut nampak bagus. Karena sesuatu itu akan sempurna kebaikannya jika dilakukan dengan benar, melakukan sesuatu sesuai dengan kadarnya itu adalah tindakan yang terpuji dan akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Suatu urusan yang hanya didasarkan kepentingan tertentu yang hanya ingin diuntungkan saja, tanpa melihat baik atau buruk. Hal tersebut adalah perbuatan orang yang berpikir picik dan tidak mempunyai kemampuan dan harga diri rendah, serta mempunyai kualitas diri yang rendah.

Sungguh ironis!! Tentu ada cara untuk membuat sesuatu menjadi berharga dimata siapapun yang melihatnya, asal cara yang dipakai adalah cara yang baik dan benar. Oleh karena itu berlakulah adildalam menilai!




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagikan Artikel ini!