Laman

Sabtu, 13 April 2019

Penyebab Blog Suspend dan Cara Mencegahnya



Suspend artinya adalah berhenti/ditangguhkan atau diberhentikan untuk sementara waktu, jadi suspend blog adalah diberhentikannya blog oleh pengelola/pemilik hosting dan tidak bisa diakses untuk sementara waktu.  Penyebabnya adalah orang yang menyewa hosting blog tersebut memakai resource server secara berlebihan (CPU usage dan Memory usage) sehingga server down dan akan berdampak pula pada pelanggan yang lain.


Dengan demikian maka pemilik hosting memberhentikan untuk sementara waktu blog/web yang menyebabkan pemakaian yang berlebihan tersebut, sebenarnya ini adalah keputusan yang bijak selama pemilik hosting tidak menyecewakan penyewa/pembeli hosting dan tidak memberhentikan untuk selamanya domain tersebut. Kenapa demikian? Karena untuk mengembangkan suatu blog tidaklah mudah perlu waktu dan promosi yang berkesinambungan.

Jika blog itu disuspend dan ketika itu juga langsung di berhentikan untuk selamanya maka blog tersebut akan hilang dan akan berdampak kepada pemilik blog yang sudah susah payah dan kekecewaan pada para pengunjung. 

Karena berdampak pula pada alamat blog tersebut/domain yang sudah banyak dikenal oleh orang lain. Untuk suspend ini biasanya pemilik hosting akan memberi tahu penyebabnya dan memperingati penyewa hosting agar tidak melakukan kesalahan lagi.



Biasanya pemilik hosting akan memperbaiki web tersebut dari 1-3 hari.  Tanggung jawab sepenuhnya data dan domain dari blog tersebut adalah oleh pemilik hosting dan dia harus bisa mengembalikannya seperti semula selama pembeli domain tersebut tidak melanggar ketentuan-ketantuan yang ada pada aturan pemilik blog.

Jika pemilik hosting tidak bertanggung jawab dan tidak memperingati terlebih dahulu dan langsung dinonaktifkan domain tersebut untuk seterusnya maka anda harus berfikir beberapa kali lagi untuk menyewa domain baru kepada pengelola hosting tersebut.

Adapaun penyebab dari disuspendnya blog adalah :

1.      Belum membayar tagihan blog tersebut setelah jatuh tempo
2.      Melanggar tos/aturan dari pemilik hosting
3.      Pembeli/penyewa hosting menggunakan server yang berlebihan, seperti memakai script, plugin yang berlebihan
4.      Bandwidth Exceeded, yaitu pemakaian traffic yang berlebihan dari yang telah diberikan oleh pemilik hosting.
5.      Memakai script bajakan dan berbahaya,  dan juga memakai script terlalu banyak dan tanpa ada tujuan yang jelas. Adapun script-script yang dilarang adalah :
  • Anonymizer
  • CGI/Perl version of YABB
  • Chat room/IRC scripts
  • FormMail (versions prior to 1.91)
  • Ikonboard
  • Proxy scripts
  • phpShell dan script yang menggunakan command execution
  • PsyBNC, Eggdrop, mailbom, dan sejenisnya
  • Telnet Scripts
  • UltimateBBS
  • Image Hosting/File Hosting/File Storage
  • Search Engine, MP3 Search Engine
  • Script Auto Posting seperti WP Robot
  • Scrift Auto Content
  • Script Iklan Baris.
6.      Memakai plugin yang menguras server hosting (CPU usage dan Memory usage). plugin-plugin yang membutuhkan query ke database dalam jumlah besar. Adapun plugin yang banyak dilarang oleh para pemilik hosting adalah :
  • Wp-Omatic
  • GDpress
  • WProbot
  • auto content
  • Facebook Comment
  • Thread Comment
  • Comment luv
  • Sejenis autoblog.
  • Plugin statistik atau counter
  • Related post atau similar post plugins (jika banyak memakai postingan tapi jika memakai sedikit post maka akan berpengaruh menyebabkan highlod cpu, memory dan mysql tinggi di server)
  • RSS grabber,
  • RSS poster,
  • Auto post
  • Image cutter,
  • Image resizer,
  • Image cropping
  • Seo ShareAddress
  • Plugin social networking
  • Plugin wp spamfree
  • WPRobot3
  • StatPress
  • All in One SEO pack
  • Bstat
  • SearchTerms Tagging 2 (STT2)
  • txt
  • Tagpig WordPress Autotagger
  • WP Auto Trackback Sender
  • SedotBackLink
  • UltimateTagWarrior
  • Fuzzy seo booster
  • Wp auto tagger
  • Onlywire multi autosubmitter
  • Onlywire bookmark share button
  • Auto Generate Content
  • SEO Pressor
  • Seo booster lite
  • Update agc wp3.1
  • Wordpress popular posts
  • Seo booster pro
  • Related posts thumbnails
  • Efficient related posts
  • Cbnet ping optimizer
  • Platinum seo pack
  • Maxblogpress ping optimizer
  • Wordpress seo
  • Seo ultimate
  • Blogupp blog promotion
  • Daily inspiration generator
  • DB youtube rss
  • Wp responder email autoresponder dan Newsletter plugin
  • Article directory
  • Article directory11
  • Feedwordpress
  • Revieazone
  • Wordpress seo rank
  • IRC Bot
  • Java Chat Server
  • SEO ALRP (Auto Links & Related Posts)
  • VBChat
  • VBSEO
  • WP amazone
  • Yet Another Related Post Plugin (YARPP) Boros query ke database SQL
  • Nrelate related content
  • Counterize
  • Facebook the like box in the post plugin
  • Flash tag cloud
  • Gtranslate
  • Related sites
  • Sitemap google video
  • Tagspace
  • Video detective
  • Web ninja auto tagging system
  • Plugin-plugin yang banyak bersifat otomatis seperti autoblog, auto content dan lain-lain
  • Plugin-plugin SEO (tidak semua plugin seo menggunakan server berlebihan, akan ada aturan dari setiap pemilik hosting)
  • Banyak plugin yang bersifat chating/aplikasi chat (Chat Application)
7.      Spam Comment / Hacking from comment
8.      Terlalu banyak plugin, biasanya untuk memakai plugin hanya 10 plugin saja untuk kestabilan blog. Jika terlalu banyak memakai plugin dari 20-40 maka akan menguras server blog tersebut.
9.      Terlalu banyak menginstal Theme/Template, installah theme sekedarnya atau yang biasa dipakai saja.
10.  Adanya hacking pada blog anda sehingga berdampak pada server pusat
11.  Blog tersebut mengandung sara
12.  Blog tersebut mengandung porno
13.  Blog tersebut mengandung unsur kekerasan
14.  Terlalu banyak gambar, flash dan iklan atau apapun sesuatu yang memberatkan blog.
15.  Tidak menginstal plugin yang sama (fungsinya sama) beberapa kali, karena akan menguras server. (kecuali fungsinya tidak sepenuhnya sama ada fungsi lain dari plugin tersebut)
Adapun tips untuk meringankan beban yang ada pada blog agar tidak disuspend adalah :

1.      Instal Plugin untuk mempercepat loading blog seperti W3 Total Cache, WP Super Cache atau WP DB Cache Reloaded (pilihlah salah satu saja)
2.      Hindari terlalu banyak memakai script yang tidak penting
3.      Hindari terlalu banyak memakai plugin-plugin yang tidak penting (10-20 plugin yang memang benar-benar dibutuhkan oleh blog).
4.      Aturlah kualitas gambar dengan photoshop, jangan terlalu besar ukurannya. Yang penting pas atau cukup dilihat dengan jelas maka gambar tersebut sudah bisa diupload. Atau bisa juga mengompress gambar tersebut, adapun alamat web yang bisa dipakai untuk mengompress adalah http://www.imageoptimizer.net/Pages/Home.aspx dan http://jpeg-optimizer.com
5.      Mengurangi iklan, gambar, flash dan widget yang memang tidak perlu.
6.      Simpanlah file yang berukuran besar pada pihak ketiga seperti 4shared, ziddu, filefactory dan lain-lain
7.      Gunakanlah hosting yang berkualitas dan berpengalaman dengan cara cek Page Rank (PR).

Selanjutnya cek secara berkala kecepatan web dan juga berat loading blog, untuk mengecek kecepatan blog anda bisa mengeceknya pada web dibawah ini :

http://www.linkvendor.com/seo-tools/speedtester.html
http://tools.pingdom.com/fpt
http://gtmetrix.com
https://developers.google.com/pagespeed
http://www.iwebtool.com/speed_test
sedangkan untuk mengecek beratnya loading blog adalah :
http://www.iwebtool.com/speed_test


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagikan Artikel ini!