Laman

Rabu, 17 April 2019

Prestasi dan Penjilat, Manakah yang Dipilih?



Jadilah Orang yang Berprestasi

 

Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas tentang prestasi dan penjilat, yang manakah yang kita pilih, apakah ingin menjadi orang yang berprestasi atau menjadi penjilat.

Suatu Kesuksesan seseorang tentu harus dicapai dengan kesungguhan dan perjuangan yang tanpa henti, bukan dengan cara-cara murahan dan tidak bermutu untuk mendapatkan sebuah kesuksesan.


Jabatan dan harta adalah sebuah anugerah dan juga sebagai amanah yang harus kita jaga, bukan kita pergunakan untuk hal yang memang tidak baik. Apalagi dipergunakan untuk menghancurkan kebahagiaan orang lain, dengan bertopeng kemewahan dan kesejahteraan yang menyakiti banyak pihak.

Alangkah indahnya hidup ini jika kita menggapai kesuksesan dengan cara yang elegan dan penuh perjuangan. Karena kita akan mendapatkan derajat yang bagus, baik itu dari sang maha pencipta ataupun dari makhluknya yang berada dimuka bumi ini.

Artikel Terkait : Bahagia dan Sengsara

Tentunya orang melihat semua itu dengan rasa kagum dan iri, untuk memotivasi mereka dalam memperjuangkan hidup yang begitu berliku ini.

Tapi apa jadinya jika sebuah kebaikan kita dapat dengan cara yang tidak semestinya, seperti dengan cara yang licik dan curang. Tentunya ini akan mendapatkan cemoohan dan respek yang tidak baik, walaupun hal tersebut ditutupi oleh topeng kesejahteraan dan kekuasaan.

Ada dua cara untuk mendapatkan sebuah kesuksesan dengan cara yang baik, yaitu orang yang mempunyai prestasi dalam bidangnya. Ini pasti mengagumkan, selain mengagumkan ini juga adalah cara yang baik, bagus dan elegan. Hal demikian untuk membuktikan kalau orang tersebut adalah orang yang berkualitas dan mempunyai kemampuan, yang pantas untuk mendapatkan hadiah yang semestinya didapat.

Artikel Terkait : Kelebihan dan Kekurangan

Prestasi adalah cara yang baik untuk orang yang baik, untuk mendapatkan anugerah dari Tuhan dan kebaikan dari manusia. Karena itu memang pantas untuk diterimanya.

Hindarilah Menjadi Seorang Penjilat

 

Berbeda dengan orang yang tidak mempunyai kemampuan apa-apa, hanya bisa merengek-rengek dan memelas meminta belasan kasih sayang dari orang lain. Yang tidak melihat apapun dari kemampuan dari orang tersebut selain hanya menjilat dan menjilat.

Tentunya cara ini adalah cara yang paling rendah dan akan mendapatkan banyak hal yang tidak baik, terutama dari orang sekitarnya walaupun dia mendapatkan apa yang ia inginkan.

Ini adalah hal yang sebenarnya memalukan dan memilukan, untuk orang yang tidak mempunyai kualitas yang baik dan mental yang rendah. Hal tersebut hanya membuat dirinya rendah, dia hidup tak lain hanya dalam sebuah kenikmatan yang menyakitkan dan sebuah kebahagiaan yang hina.

Oleh karena itu jadilah orang yang mempunyai harga diri yang besar, dengan memupuk kemampuan dan skill dengan belajar dan terus belajar. Semua itu bertujuan untuk menjadi manusia berkualitas, untuk mendapatkan sebuah prestasi yang kita persiapkan untuk diri kita dalam mencapai kesuksesan hidup.

Artikel Terkait : Serakah dan Tamak

Bukan dengan cara yang tidak berkualitas dengan menjilat dan merengek, yang hanya akan mengubur harga diri dalam sebuah kepalsuan bertopeng pada kesejahteraan dan kebahagian hidup yang tidak tenang.

Demikianlah pembahasan tentang prestasi dan penjilat, memilih belajar untuk menjadi orang yang berkualitas dan menggapai prestasi lebih baik dari pada harus menjadi penjilat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bagikan Artikel ini!