Laman

Kamis, 26 Desember 2019

Apa itu Dropship dan Bagaimana Cara Kerjanya

Apa Itu Dropship


Apa itu Dropship dan Bagaimana Cara Kerjanya - Saat ini berbagai macam bisnis online sudah banyak digandrungi, diantaranya ada salah satu bisnis yang sedang trend yang banyak dilakukan kaum milenial dan juga emak-emak. Bisnis tersebut adalah bisnis dengan menggunakan sistem unik secara online. Bisnis tersebut adalah bisnis Dropship, dimana kita menjalankan bisnis online tanpa menggunakan modal sama sekali. Kita hanya memerlukan foto/katalog untuk mempromosikan bisnis tersebut.

Bisnis ini cocok bagi mereka yang terkendala modal untuk memulai bisnis. Jadi untuk sukses kita tidak memerlukan modal yang banyak, tanpa modalpun kita bisa menjalankan bisnis. Keuntungannya pun tergolong besar, asalkan kita terus belajar dan fokus untuk mempromosikannya.

Apa Itu Dropship?
Dropship adalah sebuah teknik pemasaran dimana seorang penjual tidak menyediakan stok barang, dia hanya bermodal katalog atau foto dan ketika ada order maka penjual (dropshiper) meneruskannya ke supplier/produsen/distributor beserta detail pengirimannya. Sedangkan dropshiper mendapatkan harga lebih murah yang telah ditentukan oleh supplier.

Ketika mengirim barang ke kostumer, maka supplier menuliskannya atas nama dropshiper dengan mencantumkan nama, alamat, No. HP penjual sebagai pihak pengirim. Yang mengirimkan barang adalah supplier, mereka yang menyediakan stok dan mengurus semuanya. Sedangkan dropshiper hanya bertugas mempromosikan produk tersebut.


Bisnis ini adalah bisnis tanpa modal dan keuntungannya juga cukup menggiurkan. Kita bisa menentukan harga 10 sampai 300 persen bahkan sampai tanpa batas sesuai dengan kualitas barang dan juga harga pasaran dari produk tersebut. Terkadang juga kita mendapatkan supplier dari tangan pertama, sehingga kita mendapatkan keuntungan yang sangat berlimpah.

Kelemahan dari sistem ini adalah kita harus rutin update stok dengan menanyakan pada produsen/supplier. Biasanya kendala bisnis ini adalah stok yang tidak pasti, karena terkadang banyak yang mengikuti bisnis ini pada supplier yang sama. Sehingga jika stok terbatas dan produk laku keras maka stok dalam beberapa hari sudah habis.

Kunci dari bisnis ini adalah kita harus bisa memasarkan produk, jika kita mempunyai keahlian dibidang pemasaran produk maka kita bisa sukses dalam bisnis ini. Memang sistem bisnis ini terlihat mudah, tapi untuk melakukannya tidak semudah teorinya. Kita harus melakukan pemasaran secara rutin dan mempelajari pola pemasaran yang benar.

Skill yang Diperlukan Dropshiper
Tanpa skill khusus sebenarnya kita sudah mampu menghasilkan keuntungan yang berlimpah. Hal yang paling penting adalah melakukan promosi secara rutin, fokus dan tidak mudah menyerah. Skill dasar yang harus kita kuasai adalah paham internet termasuk media sosial, marketplace dan lainnya.

Tapi jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal kita memerlukan skill khusus. Adapun skill khusus (skill advance) untuk mempelajari bisnis ini adalah Search Engine Optimization (SEO), Social Media Optimization (SMO), Copywriting, teknik closing, Story Telling dan lainnya.

Cara Kerja Bisnis Dropship

Dropshiper/penjual bertugas memasarkan suatu produk melalui internet baik itu melalui blog, marketplace, media sosial, toko online, forum, media e-commerce dan lain sebagainya. Selain memakai media online kita juga bisa melakukannya secara offline. 

  • Jika ada orang yang tertarik dengan produk yang ditawarkan dropshiper, maka ia menghubungi penjual/dropshiper untuk melakukan pemesanan (Order).
  • Kemudian Kostumer melakukan pembayaran ke penjual, metode pembayaran yang dipergunakan bermacam-macam. Bisa melalui transfer Bank, Internet Banking, SMS Banking, Paypal, dan lain sebagainya.
  • Lalu penjual/dropshiper melakukan order produk ke supplier dan membayar dengan mentransfer uang sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh supplier. Penjual mendapatkan keuntungan dari selisih harga barang yang dijualnya.
Misalkan supplier menjual dengan harga yang murah Rp. 150.000 dan dropshiper menjualnya dengan harga Rp. 200.000, berarti dropshiper mendapatkan keuntungan 50.000. Selain itu, penjual juga mengirimkan informasi mengenai kostumer untuk keperluan pengiriman barang seperti Alamat, Nama, Nomor HP dan lain sebagainya.
  • Supplier melakukan packing barang dan mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan pesanan dari dropshiper. Sedangkan pada bagian packing, nama yang dipakai adalah nama dari penjual yang mempromosikan barang tersebut bukan dari nama supplier.
  • Langkah selanjutnya barang yang dipesan dikirim melalui berbagai jasa pengiriman barang oleh supplier ke kostumer. Jasa pengiriman barang yang biasa dipergunakan adalah JNE, TIKI, Pos Indonesia, JNT, dan lain-lain.
  • Biasanya pekerjaan dropshiper sudah selesai. Tapi kenyataan dilapangan berkata lain, untuk berbagai komplain dan menanyakan status pengiriman barang ditujukan pada dropshiper. Itulah resiko sebagai dropshiper, tapi sesuai juga dengan keuntungan yang didapatkannya.
Artikel Terkait : Apa Itu Intermezzo

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Dropship
Setiap bisnis mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Adapun beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis dropship adalah sebagai berikut :

1. Kelebihan Bisnis Dropship
  • Modal Kecil, untuk menjalankan bisnis dropship memerlukan modal yang relatif kecil bahkan nyaris tanpa modal. Alasannya adalah kita tidak perlu stok barang sehingga tidak perlu membeli barang dan kita tidak merlukan ruang ataupun gudang untuk menyimpan stok barang yang akan dijual.
  • Mudah Dijalankan, untuk menjalankan bisnis dropship cenderung mudah dijalankan oleh siapa pun karena prosesnya mudah, sederhana dan juga singkat. Sedangkan bagian tersulit dari bisnis ini adalah mencari supplier yang tepat dan bagaimana memasarkan produk di internet.
Mencari supplier yang cepat respon, produk berkualitas dan terpercaya tidaklah mudah. Begitupun memasarkan produk di internet, tidak serta merta orang tertarik dan membeli produk kita. Mereka juga memerlukan kepercayaan terhadap dropshiper.
  • Biaya Operasional Kecil, bisnis dropship tidak memerlukan tempat, kita tidak perlu menyewa toko, ruko ataupun gudang. Tetapi kita tetap memerlukan biaya internet, listrik, dan pengeluaran lain harus diperhitungkan. Tetapi biaya yang kita keluarkan relatif kecil jika dibandingkan keuntungan yang akan kita dapatkan.
  • Resiko Kecil, sistem bisnis dropship ketika barang rusak atau tidak terjual, maka dropshiper tidak merasa rugi ataupun kehilangan apapun. Karena dropshiper tidak menyetok barang ataupun menyewa tempat.
  • Kerja Fleksibel, untuk menjalankan bisnis ini bisa kita kerjakan dari mana saja dan juga kapanpun kita mau. Jadi kita tidak terikat tempat dan juga waktu, kita hanya memerlukan perangkat laptop dan juga smartphone serta koneksi internet yang stabil.

2. Kekurangan Bisnis Dropship
  • Persaingan Ketat, karena bisnis ini adalah bisnis yang mudah dan juga murah maka banyak orang yang menjalankan bisnis yang sama bahkan juga menjual barang yang sama. Tentunya hal ini menimbulkan persaingan yang ketat.
  • Keuntungan Relatif Kecil, akibat persaingan tersebut membuat sebagian orang terpaksa menurunkan harga jual produknya. Dengan adanya persaingan harga, keuntungan dari item yang dijual menjadi lebih kecil. Walaupun tidak bisa kita sama ratakan, karena ada beberapa produk yang memang mempunyai keuntungan yang besar. Jadi untuk mendapatkan keuntungan yang besar masih mempunyai peluang yang besar, apalagi jika kita mendapatkan produsen atau produk dari tangan pertama.
  • Terkendala pada Stok, memang menjalankan bisnis ini cenderung mudah, tapi terkadang kita terkendala dengan manajemen stok. Terkadang ada barang yang laku keras, dan jumlahnya terbatas. Apalagi dropshiper yang menjual barang yang sama jumlahnya banyak. Ketika ada pemesanan melalui penjual, setelah dicek disuplier ternyata barang sudah habis. Hal tersebut membuat pembeli kecewa, bahkan jika dimarketplace kita akan mendapatkan predikat buruk karena membatalkan penjualan.
  • Kompleksitas Pengiriman, droshiper akan mendapatkan masalah dibagian biaya pengiriman. Misalnya sipenjual/dropshiper bergabung dibeberapa supplier, ketika ada pemesanan 5 produk dari 3 suplier maka akan terkena biaya pengiriman yang membengkak. Karena biaya pengiriman tidak bisa disatukan disebabkan berbeda supplier.
  • Penerima Komplain, dropshiper adalah orang yang berhubungan langsung dengan kostumer dalam hal apapun. Sehingga jika ada kesalahan atau keteledoran dari supplier atau jasa pengiriman barang, maka yang akan mendapat komplain adalah dropshiper.
  • Kontrol Produk yang Rendah, ketika ada penjualan dan sikostumer mendapatkan barang yang kurang memuaskan maka yang menjadi sasaran keluhan adalah dropshiper. Hal tersebut terjadi karena produk yang ada pada supplier tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh dropshiper.
Artikel Terkait : Monetisasi Blog dengan PPC Bidvertiser

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Dropship
1. Untuk sukses dalam bisnis ini, kita memerlukan supplier yang berkualitas. Untuk medapatkan supplier yang berkualitas mempunyai beberapa kriteria diantaranya adalah fast respon, jujur dan amanah, memberikan pelayanan terbaik, dan mempunyai produk yang berkualitas.
Kita bisa memanfaatkan marketplace untuk mencari supplier yang tepat. Cara mencarinya adalah cari supplier yang sudah berhasil menjual produk ribuan sampai puluhan ribu, mempunyai rating yang bagus, review yang banyak, dan lain sebagainya.
Diantara beberapa marketplace yang bisa kita manfaatkan adalah Tokopedia, Bukalapak dan Shopee yang mengikuti fitur premium. Biasanya mereka yang menggunakan Premium Member adalah orang-orang yang serius dalam berjualan.
2. Kita sebagai dropshiper juga harus fast respon, memilih produk yang berkualitas dan laris dipasaran.
3. Menerima kompalin dengan baik, tidak mengedepankan emosi tapi melayani para kostumer dengan baik. Menerima semua keluhan kostumer dan berusaha sebaik mungkin mencari solusi agar permasalahan bisa diselesaikan dengan baik.
4. Belajar promosi yang baik dan benar seperti story telling, copywriting, konten marketing, closing dll. Untuk melakukan promosi kita bisa menggunakan website (Toko Online), forum, sosial media ataupun dimarketplace.
5. Membuat website toko online dan memaksimalkannya dengan SEO. Kita bisa membuat website toko online sendiri dengan platform apapun. Kita yang menjual dengan menggunakan website toko online dengan produk dropship tentu akan terlihat seperti penjual yang profesional dan terpercaya.
Tidak hanya itu saja dengan memanfaatkan website toko online, kita bisa secara berlahan-lahan membangun brand produk kita sendiri. Dengan website toko online kita bisa menggunakan teknik SEO agar jualan semakin laris. Apalagi produk yang kita jual tergolong Low Kompetitor di Search Engine dan banyak yang membutuhkan produk tersebut.
6. Jual di Marketplace, kita bisa menjual produk dropship kita di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Kaskus Jual Beli, Blanja dan lain sebagainya. Dengan menjualnya dimarketplace kemungkinan besar kita bisa mendongkrak penjualan produk kita.
7. Selain kita bisa menjual produk secara online, kita juga bisa menjualnya secara offline. apalagi produk yang kita jual adalah produk yang biasa digunakan sehari-hari dan dibutuhkan banyak orang. Hal tersebut tentu saja akan memudahkan kita untuk meningkatkan penjualan kita. Kita juga bisa memanfaatkan lingkungan sekitar kita, seperti keluarga, tetangga, kerabat, teman dan lain sebagainya.
8. Fokus Dalam Menjual Produk, untuk bisa cepat mahir dalam menjual produk, kita harus fokus dalam menjual produk. Kita harus fokus pada produk yang banyak dibutuhkan dan gampang ketika menjualnya.
Jangan terlalu banyak menjual produk, karena hal tersebut akan membuat kita sulit dalam proses belajar berjualan. Tidak perlu terpaku hanya karena besarnya profit yang akan kita dapatkan, tapi sulit mendapatkan pembeli. Kita hanya perlu konsisten saja dalam menjual produk.

Demikianlah artikel tentang apa itu dropship dan bagaimana cara kerjanya. Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk mereka yang ingin berbisnis dropship. Lakukanlah sesuatu dengan fokus dan konsisten untuk bisa menjadi ahli dibidangnya, maka kesuksesan akan terwujud sesuai dengan usaha dan perjuangan.

Sumber :
http://www.kaiamedia.com/pengertian-dropship
https://www.maxmanroe.com/vid/marketing/arti-dropship.html
https://alimustafid.com/apa-itu-dropship



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bijak!

Bagikan Artikel ini!