Senin, 30 Maret 2020

Tim Peneliti UI dan IPB Temukan Bahan Alami Indonesia Sebagai Antivirus Corona



Para peneliti dan akademisi berlomba untuk menemukan antivirus COVID-19. Selain mencari antibodi dan uji coba pada hewan serta manusia, antivirus juga diteliti dari bahan alam. Salah satunya jambu biji, daun kelor, dan kulit jeruk.

Tim peneliti Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menemukan kandidat antivirus Korona jenis baru dari bahan alam Indonesia. Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidin, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin. Semua senyawa itu terkandung dalam jambu biji (daging buah merah muda), kulit jeruk, dan daun kelor.

Penelitian ini didasarkan atas hasil skrining aktivitas terhadap ratusan protein dan ribuan senyawa herbal terkait dengan mekanisme kerja virus, diperoleh beberapa golongan senyawa tersebut berpotensi untuk menghambat dan mencegah virus SARS-CoV-2 (virus Korona).

Gabungan peneliti multidisiplin ini melakukan analisis big data dan machine learning dari basis data HerbalDB yang dikembangkan oleh Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI.

Ada 1.377 senyawa herbal yang diteliti dengan pemetaan farmakofor dilakukan dengan metode struktur dan ligan, kemudian dikonfirmasi hasilnya menggunakan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas antivirusnya. Adapun hasilnya telah disampaikan saat Seminar dan Workshop ‘Eksplorasi Bahan Herbal Kandidat Potensial Antivirus Korona: Analisis Big Data dan In Silico’ yang diadakan tanggal 3-5 Maret 2020 di Fakultas Kedokteran UI.

“Hasil penemuan ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat untuk mencegah dan meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus Korona,” kata Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB, Kamis (19/3).

Khasiat Daun Kelor

Dalam laman Medical News Today, disebutkan oleh Ahli Gizi dari Walden University, Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN, R.N., IBCLC, AHN-BC, CHT menjelaskan daun kelor telah digunakan selama berabad-abad karena khasiat obat dan manfaat kesehatannya. Daun kelor juga memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, dan anti-inflamasi.

“Daun ini mengandung berbagai protein, vitamin, dan mineral. Namun tetap harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu,” katanya.

Khasiat Kulit Jeruk

Dalam laman Healthline disebutkan jeruk tinggi vitamin C. Kulit jeruk juga kaya akan beberapa nutrisi, termasuk serat, vitamin C, dan senyawa tanaman seperti polifenol.

Faktanya, hanya 1 sendok makan (6 gram) kulit jeruk memberikan 14 persen nilai harian (DV) vitamin C atau hampir 3 kali lebih banyak daripada buah dalam.

Studi menunjukkan bahwa diet tinggi serat vitamin C bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pencernaan dan dapat melindungi terhadap jenis kanker tertentu. Kulit jeruk juga mengandung provitamin A, folat, riboflavin, tiamin, vitamin B6, dan kalsium dalam jumlah yang baik. Selain itu, kaya akan senyawa tanaman yang disebut polifenol, yang dapat membantu mencegah dan mengelola banyak kondisi kronis, seperti diabetes tipe 2, obesitas, dan Alzheimer.

Satu studi tabung menemukan bahwa kandungan polifenol total dan aktivitas dalam kulit jeruk secara signifikan lebih tinggi dari pada buahnya. Secara khusus, kulit jeruk adalah sumber yang baik dari polifenol hesperidin dan polimethoxyflavones (PMFs), yang keduanya sedang dipelajari untuk efek antikanker.

Khasiat Jambu Biji

Daun jambu biji kaya akan antioksidan dan tanin. Daun jambu biji juga memiliki sifat anti-inflamasi dan sifat antibakteri. Daun jambu biji, ketika diseduh menjadi rebusan akan melepaskan vitamin C dan flavonoid seperti quercetin, yang penting untuk menjaga kesehatan. Daun jambu biji juga bisa digunakan sebagai pereda nyeri alami.

Dalam laman Well disebutkan oleh Ahli Gizi yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat bernama dr. Mercola, jika dibandingkan dengan nanas dalam jumlah yang sama, jambu biji memiliki protein tiga kali lebih banyak, serat empat kali lebih banyak, dan vitamin C hampir lima kali lebih banyak. Jambu biji juga memiliki lebih banyak kalium daripada pisang dan vitamin A lima kali lebih banyak daripada jeruk.

Selain itu, buahnya dipenuhi dengan vitamin, antioksidan, dan serat makanan. Begitu juga daunnya yang membawa manfaat bagi kesehatan. Fajar.co.id



Share This
Previous Post
Next Post

Seorang Blogger yang berusaha memberikan informasi yang terbaik dan valid

0 Comments:

Berkomentarlah dengan bijak!

Bagikan Artikel ini!