Jumat, 10 April 2020

Apakah Madu Encer atau Kental Menjamin Keaslian Madu? Ini Penjelasannnya


Madu Encer Asli atau Palsu?

Madu yang dihasilkan di Negara-negara tropis dengan curah hujan dan kelembaban tinggi seperti di Indonesia pada umumnya lebih encer (madu encer) dari pada madu yang dihasilkan di Negara-negara subtropis. Hal ini disebabkan oleh karena ketika turun hujan, lebah madu tidak bisa keluar sarang.

Jika hujan turun terus menerus dalam masa panen, maka madu yang dihasilkan akan menjadi lebih sedikit dari pada biasanya atau sama sekali tidak bisa dipanen. Gagal panen merupakan musibah bagi peternak lebah. Karena dengan demikian, peternak lebah harus memindahkan koloni lebah ke lokasi lain yang menghasilkan nektar.

Untuk mengatasi kegagalan panen tersebut, jika hujan lebih sering dari biasanya, peternak lebah umumnya memanen madu mereka lebih awal. Akibatnya madu murni yang dihasilkan menjadi lebih encer/madu encer. Karena madu disarang belum terlalu matang atau kelembabannya masih tinggi. 


Hal ini berbeda jikalau musim panas tiba maka madu murni yang dihasilkan akan lebih kental dikarenakan suhu di dalam sarang juga membantu mengurangi kadar air madu selain para lebah pekerja juga mengipasi dengan sayapnya.

Begitu pula lebah madu yang berada di iklim subtropis yang lebih kering maka akan menghasilkan madu yang lebih kental, dikarenakan suhu udara dan juga nektar bunga tanamannya.

Cair atau tidak sebuah madu dapat dilihat dari kadar air yang ada pada madu tersebut. Jika melebihi 19 persen akan terlihat lebih encer (madu encer). Tetapi kadar air yang tinggi tidak berarti bahwa madu tersebut dicampur (dioplos) dengan air.
  

Madu Hutan yang Encer

Kalau madu hutan biasanya memang encer, karena lebahnya sangat bebas untuk mengambil makanan yang ada di hutan. Ada buah yang memang mempunyai kadar air yang tinggi dan ada juga yang kadar airnya rendah. Sarang lebah hutan sangat dipengaruhi oleh alam, hujan angin.

Madu yang mempunyai kadar air yang lebih banyak (madu encer) bisa juga tembus tisu, Koran ataupun kertas. Hal tersebut karena dipengaruhi oleh kadar airnya yang banyak. Hal tersebut tidak mempengaruhi keaslian madu itu sendiri.


Memang untuk mengetes madu asli yang kadar airnya sedikit bisa menggunakan tisu dan Koran. Bisa juga dimasukkan dalam kulkas atau freezer dan madu tersebut tidak beku. Tetapi bagi madu yang mempunyai kadar air yang banyak bisa membuat madu tersebut beku (Mengkristal).

Perlu kita ketahui salah satu sifat madu adalah dapat menyerap “air” yang  berada di sekitarnya membuat si madu menjadi lebih encer jika disimpan  pada tempat terbuka (wadah tidak ditutup rapat).

Madu Di Negara Tropis

Selain itu, sebagai negara yang ada di daerah tropis, kelembaban lingkungan juga tinggi. Di mana kondisi tersebut mempengaruhi kadar air madu, sehingga madu - madu di negara-negara tropis cenderung lebih encer daripada negara-negara subtropis. Apalagi jika dibandingkan dengan daerah timur tengah.

Madu idealnya mempunyai kandungan (kadar) air kurang dari 20%, sesuai dengan standar madu nasional dengan toleransi sampai dengan 22%. Pada kenyataannya, madu hutan mempunyai kadar air antara 22 sampai 28%. 

Jika di musim hujan, maka kadar air yang ada pada madu akan meningkat. Madu asli dari Sumatra dan Riau yang memiliki kadar air 22% sampai 26% tentu akan meresap di atas Koran ataupun tisu.

Kandungan air pada madu sangat dipengaruhi oleh alam, terutama madu hutan yang berasal dari hutan tropis yang terkenal lembab (mempunyai curah hujan yang tinggi), secara otomatis madu yang diproduksi akan mempunyai kadar air yang tinggi. Hanya saja saat-saat musim kemarau  biasanya kadar air akan sedikit turun.


Madu yang dihasilkan dari lebah hutan Indonesia kadar airnya rata-rata diatas 20 %, bahkan madu dari hutan Sumatra, kadar airnya bisa mencapai 22% – 26 % (cukup tinggi). Tentu saja dengan kadar air yang tinggi, ketika madu disimpan di freezer maka madu tersebut akan mengkristal.

Kesimpulan

Setelah memahami artikel diatas, bisa kita simpulkan bahwa madu encer belum tentu palsu. Madu encer yang berasal dari hutan atau dari daerah yang tropis tentu lebih encer, apalagi didaerah yang mempunyai kelembaban yang tinggi.


Sumber :
https://madubinaapiari.co.id/madu-encer-dan-madu-kental-kenapa
https://travel.kompas.com/read/2018/10/24/171800727/5-mitos-madu-yang-beredar-di-masyarakat?page=all
https://web.facebook.com/notes/abdul-munir-kakmu/wasms-0857-3026-2448-manakah-yang-benar-madu-asli-encer-atau-kental-distributor-/1365143806872019
https://faktual.net/mitos-tentang-madu-yang-beredar-di-masyarakat




Share This
Previous Post
Next Post

Seorang Blogger yang berusaha memberikan informasi yang terbaik dan valid

0 Comments:

Berkomentarlah dengan bijak!

Bagikan Artikel ini!