Jumat, 10 April 2020

Lagi dan lagi! Beberapa Kejadian Dimana Pakaian Panjang Tersangkut Gir atau Rantai yang Memakan Banyak Korban



Kita harus berhati-hati ketika berkendaraan, khususnya perempuan yang sering memakai rok yang terlalu panjang. Karena jika tidak berhati-hati dapat mengalami kecelakaan ketika menaiki sepeda motor yang terbuka girnya. Busana rok yang panjang kebawah dapat dengan mudah terdangkut gir sepeda motor karena tertiup angin.

Peristiwa kecelakaan karena pakaian ini menimpa seorang perempuan asal Wates, Daerah Istimewa Yogyakarta. Perempuan ini tewas terjatuh dari motor setelah rok panjangnya melilit gir motor yang ditumpanginya.

Belakangan diketahui bahwa korban adalah Sumiyem Sumiyem (55 tahun) asal Desa Triharjo, Kecamatan Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Tentara Pelajar, tidak jauh dari lampu merah simpang empat Dusun Tambak, Triharjo, Minggu (29/12/2019) sekitar pukul 13.30. Jalanan Tentara Pelajar ini memang selalu sepi sekalipun disiang hari.  Ketika peristiwa terjadi, beberapa tukang las sedang bekerja seperti biasa tak jauh dari lokasi kecelakaan.

Ketika mereka sedang bekerja, mereka melihat ada beberapa warga yang melintas berhenti di tengah jalan.  Mereka tidak melihat dengan jelas karena pandangan mereka terhalang rumput yang tinggi. Pekerja bengkel pun tertarik untuk mendekat dan mengetahui apa yang terjadi. 

Salah satu pekerja, Tugiyanto menceritakan, mereka melihat seorang perempuan setengah baya sudah berbaring di aspal. Ia mengenakan kebaya modern, seperti orang yang baru saja menghadiri hajatan. Tidak tampak luka serius dari perempuan setengah baya ini, kecuali hidungnya yang mengeluarkan darah. 

Menurutnya, rok perempuan setengah baya itu melilit gir belakang motor Honda Grand Hitam nomor AB5105KC. Beberapa orang tampak sibuk melepaskan kain rok korban yang melilit gir terbuka itu. Nampaknya warga kesulitan melepaskan kain rok dari gir tersebut.

Tugiyanto menjelaskan bahwa ia melihat perempuan setengeah baya tersebut sudah dalam posisi terjatuh Minggu (29/12/2019) menjelang petang. Warga yang melintas sigap melakukan pertolongan. Ada yang melepaskan kain rok dari gir, yang lainnya juga mencari pertolongan bagaimana bisa mengevakuasi korban tersebut.

Tugiyanto menceritakan, ia berusaha mencari mobil di rumah terdekat tetapi pemiliknya tidak ada. Saat itu, ada mobil Grand Max bak terbuka yang datang dari Utara. Mereka menghentikan mobil tersebut dan memintanya untuk mengatarkan korban dirumah sakit terdekat. Sedangkan motor perempuan itu dititpkan di bengkel las. Tapi sayangnya, nyawa Sugiyem tidak tertolong lagi ketika tiba di RSUD Wates menjelang pukul 14.00.

Tak lama kemudian pihak keluarga membawa pulang jenazah tersebut. Kepala Dukuh Klewonan, Iin Widiarti membenarkan bahwa Sumiyem adalah warganya. Ia adalah seorang pedagang pasar yang rajin. Diketahui bahwa Sugiyem baru saja menghadiri hajatan di Jalan Josuto, Wates yang ditemani oleh anaknya. Anaknya memang sering menemani dan membantu ibunya.

Keterangan yang didapat dari pihak keluarga pada Iin, bahwa Sugiyem memang mengenakan kebaya modern dengan rok yang memiliki sayap. Saat berangkat, tidak terjadi masalah karena Sumiyem membonceng dengan cara duduk mengangkang. Tapi sebaliknya, ketika pulang Sumiyem membonceng sambil duduk menyamping.

Iin menjelaskan bahwa anaknya sudah memperingatkan agar ibunya tersebut tidak duduk menyamping tapi duduk melangkah. Tidak beberapa lama kecelakaanpun terjadi. warga banyak berdatangan kerumah duka di Klewonan. Kesempatan warga yang kumpul dimanfaatkan oleh Iin untuk menghimbau agar warga berhati-hati dalam berkendaraan.

Iin menjelaskan Terutama bagi ibu-ibu dan siapapun yang mengenakan pakaian ataupun hijab panjang. Setidaknya sebelum berkendara hendaknya merapikan dulu pakaian mereka. Warga bisa menyesuaikan pakaian dengan kendaraan yang akan ditumpangi. Apalagi dengan motor dengan gir terbuka. Korban dimakamkan setelah semalam disemayamkan dirumah duka.

Selain kisah diatas ada beberapa kisah yang serupa terjadi dibeberapa daerah. Peristiwa terulang beberapa kali karena ketidakhati-hatian atau bahkan tidak belajar dari peristiwa-peristiwa sebelumnya. Adalagi kisah yang diunggah dimedia sosial dan menjadi viral terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas yang dilansir dari Kompas.com.

Kecelakaan tersebut terjadi di Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (16/12/2018). Yang mana kecelakaan tersebut melibatkan suami istri yang tengah berkendara.ditengah jalan, pakaian sang istri terlilit diroda sepeda motor dan membuat keduanya terjatuh. Diceritakan bahwa sang istri meninggal ditempat, sedangkan suaminya selamat walaupun terluka.

Hal tersebut juga terjadi ketika memakai pakaian gamis. Public sempat dihebohkan dengan dengan meninggalnya seorang mahasiswi Universitas Puangrimaggalatung (UNIPRIMA) Sengkang, Mutmainna (24), karena kecelakaan sepeda motor di Jalan Poros Sengkang-Bone pada Minggu 31 Maret 2019 lalu.

Peristiwa tersebut berawal ketika korban sedang berboncengan dengan temannya Muhammad Kurniawan (21), tiba-tiba ia terjatuh dari kendaraan karena pakaian gamis yang gunakaan terlilit di rantai sepeda motor.

Kejadian serupa juga terjadi pada seorang wanita dikalimnatan. Namun beruntung,wanita tersebut masih bisa terselamatkan. Dikutip dari Terkini.id yang dilansir dari akun instagram @fakta.indo pada Senin, 4 November 2019.

Berupa unggahan video yang memperlihatkan seorang wanita yang memakai pakaian gamis terjatuh dari motor karena bajunya terlilit rantai sepeda motor. Peristiwa tersebut terjadi di Lokasi Lokasi Jl. Ahmad Yani Pal 4,5 (Dekat HBI) BJM, Kalimantan, Senin (4/11).

Sebelumnya juga diberitakan seorang emak-emak yang menjadi korban kecelakaan motor,karena rambut dan pakaiannya tersangkut di gir motor yang terurai saat motor melaju. Kejadian itu viral dimedia sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @yuni.rusmini.58 pada Senin, 4 November 2019.

Ada kisah lagi dimana kecelakaan lalu lintas yang memakan korban karena memakai baju panjang yang tersangkut rantai motor di daerah Garut, Jawa Barat. Kisah Kejadian tersebut oleh akun Facebook, Eris Riswandi pada Kamis (31/5/2018).

Tidak tanggung-tanggung, Ibu dan 2 anaknya tewas terlindas Elf di Jalan Bayongbong-Garut. Kecalakaan naas tersebut berawal saat baju gamis sang ibu masuk ke gir jari-jari sepeda motor yang dijalankannya.

Sehingga motor tidak memiliki keseimbangan, korban pun jatuh bersama kedua anak yang tengah diboncengkan. Wanita yang diketahui bernama Imas dan kedua anaknya meninggal di tempak kejadian. Ketiga jasad tersebut sudah dibawa ke RSUD dr Slamet Garut.

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Rd Erik Bangun Prakasa SH SIK membenarkan, akibat peristiwa kecelakaan dua korban tewas dan langsung di larikan ke RSUD dr Slamet.

Dari kisah diatas kita bisa memetik pelajaran bahwa berhati-hati terutama bagi kaum wanita ketika menaiki kendaraan dengan pakaian yang panjang dan terurai kebawah,s eperti kain panjang, kerudung panjang, baju gamis dan lain sebagainya. Apalagi pakaian tersebut full sampai bawah.

Agar lebih memperhatikan pakaian nya saat menaiki kendaraan bermotor Hendaknya menggunakan celana lilin (celana dalam panjang ketat sampai bawah) dan duduk melangkah diatas motor.

Sebelum motor mulai jalan, hendaknya dicek terlebih dahulu apa yang kira-kira harus dirapikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah semunya dianggap aman baru bisa melanjutkan perjalanan. Itu semua dilakukan demi keamanan bersama dan keselamatan kita semua.

Ada beberapa tips yang dikemukakan oleh Kepala Dukuh Klewonan, Iin Widiarti dimana Sumiyem adalah salah satu warganya.

1. Harus merapikan dulu sebelum berkendara
2. Menyesuaikan berpakaian dengan kendaraan yang dipakai, apalagi dengan motor dengan gir terbuka

Selain itu ada beberapa tips Pakar keselamatan dan juga Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC) Jusri Pulubuhu yang dilansir dari Kompas.com, mengungkapkan beberapa tips dibawah ini :

1. Pengendara motor wajib menyadari beberapa pakaian yang memiliki potensi terjerat roda sepeda motor. Pakaian tersebut antara lain gamis, selendang dan jas hujan model ponco. Harus menyadari potensi kecelakaan yang cukup besar saat berkendara. Jadi perlu dilihat dan diperhatikan apakah dekat dengan gir, rantai atau pelek
3. Penggunaan pakaian yang panjang menjuntai baiknya dibarengi dengan cara yang tepat untuk menghindari potensi kecelakaan. Pakaian gamis misalnya jika terlalu panjang, dilipat dan diduduki bagian menjuntainya agar tidak berkibar. Selendang baiknya disimpan dalam tas agar tidak tersangkut
3. Menggunakan sepeda motor yang tidak menggunakan jeruji dan rantai secara terbuka.

Mudah-mudahan artikel ini bisa memberikan manfaat, terutama bagi wanita agar berhati-hati dalam berkendaraan. Sebelum berkendara bisa dicek terlebih dahulu apa yang kurang dan apa yang lebih, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber :
https://regional.kompas.com/read/2019/12/30/12564331/rok-panjang-tersangkut-gir-perempuan-ini-jatuh-dari-motor-dan-tewas?page=all
https://otomotif.kompas.com/read/2018/12/18/092200915/lagi-peristiwa-kecelakaan-karena-baju-tersangkut-rantai-motor
https://makassar.terkini.id/lagi-wanita-kecelakaan-akibat-pakaian-gamis-terlilit-rantai-sepeda-motor
https://jakarta.tribunnews.com/2018/05/31/terjadi-lagi-baju-tersangkut-di-rantai-motor-seorang-ibu-dan-2-anaknya-tewas-seketika?page=all




Share This
Previous Post
Next Post

Seorang Blogger yang berusaha memberikan informasi yang terbaik dan valid

0 Comments:

Berkomentarlah dengan bijak!

Bagikan Artikel ini!