Rabu, 02 Juni 2021

Apa Itu Kuratif? Tujuan, Contoh Dan Perbedaannya Dengan Pengendalian Sosial Lainnya

Apa Itu Kuratif

Pembahasan selanjutnya adalah tentang apa itu kuratif. Pengendalian sosial kuratif adalah menyembuhkan/mengobati atau memperbaiki penyimpangan yang telah terjadi dimasyarakat. Tujuannya adalah agar mereka yang melakukan penyimpangan sadar dan tidak melakukan kesalahan dikemudian hari. 

Apa Itu Kuratif?

Definisi kuratif menurut KBBI adalah :
1. (dapat) Menolong menyembuhkan (penyakit dan sebagainya); mempunyai daya untuk mengobati

Menurut Kamus KBBI arti Kuratif adalah tindakan untuk menolong menyembuhkan, mengobati atau memperbaiki sesuatu yang telah dilakukan.

Dalam website Globespotes menjelaskan tindakan kuratif adalah tindakan ini diambil setelah terjadinya tindak penyimpangan sosial. Tindakan ini dimaksudkan agar dapat menyadarkan mereka yang melakukan penyimpangan dant kesalahan, kemudian dapat memperbaiki kehidupan mereka, sehingga di dikemudian hari tidak lagi mengulangi kesalahannya.

Tindakan Kuratif lebih bersifat mengobati/memperbaiki atau penanganan sesuatu yang telah rusak atau telah terjadi, sesuai asal katanya yaitu "cure" yang berarti menyembuhkan. Tindakan pengendalian sosial yang dilakukan pada saat terjadi pelanggaran yang sedang terjadi. Diharapkan dengan tindakan tersebut bisa memperbaiki keadaan yang terjadi tersebut serta menjadi pelajaran untuk tidak mengulangi tindakan tersebut.

Baca Juga : Apa Itu Paparazi

Bisa disimpulkan bahwa kuratif adalah tindakan dan penanganan yang diambil oleh pihak yang berwenang setelah terjadinya penyimpangan sosial, dimana tindakan tersebut bertujuan untuk menyadarkan dan memperbaiki sesuatu yang telah rusak/terjadi dan mengharapkan dikemudian hari tidak lagi mengulangi kesalahannya.

Tujuan Kuratif 

Dari penjelasan diatas bisa kita ambil pelajaran bahwa kuratif adalah tindakan pengabatan/perbaikan pada perbuatan yang telah dilakukan oleh orang yang melanggar aturan atau membuat kerusakan, yang diharapakan agar perbuatan tersebut bisa normal kembali dengan cara memberikan arahan agarmereka sadar dengan perbuatan mereka. 

1. Memperbaiki/mengobati keadaan yang sudah rusak 
2. Memberikan sanksi yang setimpal atau memberikan arahan pada mereka yang melanggar aturan agarmereka tidak melakukan kesalahan dikemudian hari. 
3. Menegakkan aturan sesuai dengan hokum yang berlaku

Contoh Kuratif :

Seorang guru menegur dan menasihati dan memberikan sanksi setimpal pada siswanya, karena ketahuan menyontek pada saat ulangan atau pada saat melakukan pelanggaran dilingkungan sekolah.

Contoh lainnya adalah Gara-gara membawa Pil Koplo, dua pemuda di surabaya ini dipenjara. Kedua pemuda itu dipenjara karena terbukti membawa 1.000 butir pil koplo.

Kejadian ini bermula ketika anggota Satlantas Polrestabes Surabaya (cerita dan tempat hanya ilustrasi) yang bertugas di pertigaan pos polisi Mergorejo Jl. Ahmad Yani mendapati, kedua pemuda tersebut mengendarai motornya di lajur tengah sekitar pukul 14.00 WIB. Padahal lajur itu khusus untuk kendaraan roda empat.

Melihat kejadian itu, polisi pun mencegatnya. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, kedua pelaku kemudian diminta menepi untuk memperlihatkan kelengkapan dari surat kendaraannya. Saat dicegat oleh Polantas, kedua tersangka terlihat gugup. Kemudian ketika diminta menunjukkan surat-surat, kedua tersangka malah berusaha kabur dan melarikan diri.

Mengetahui kedua tersangka yang mencoba memberontak, polisi secara reflek memegang lengan tersangka sehingga kehilangan keseimbangan dan terperosok dalam genangan (kubangan) air di tepi jalan.

Artikel Terkait : Apa Itu Toleransi

Polisi kemudian menggeledah tersangka. Dari penggeledahan itu, ternyata ditemukan seribu butir pil koplo yang dibungkus dalam plastik. Polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio putih dengan nomor polisi L 5000 EA yang dikendarai tersangka dan seribu butir pil koplo.

Setelah itu mereka diproses dan disidang, untuk mepertanggungjawabkan perbuatan mereka yang telah membawa pil koplo 1000 butir tersebut.

Perbedaan Kuratif dengan Pengendalian Sosial Lainnya

Setelah kita membahas panjang lebar tentang apa itu kuratif, tujuan dan juga contohnya. Selanjutnya kita akan membahas tentang perbedaan kuratif dengan pengendalian sosial lainnya. Adapun perbedaan kuratif dengan pengendalian sosial lainya adalah sebagai berikut :

1. Perbedaan Kuratif dan Persuasif

Kuratif adalah tindakan penyembuhan/perbaikan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang untuk memberikan pelajaran pada masyarakat agar tidak melakukan penyimpangan dikemudian hari.  

Sedangkan persuasif adalah mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan atau mematuhi norma, aturan dan hukum yang berlaku. Ajakan tersebut dilakukan agar masayarakat tidak melanggar aturan dan mematuhi hukum yang berlaku.  

2. Perbedaan Kuratif dan Represif

Kuratif adalah tindakan yang dilakukan oleh pihak yang berwenang untuk memperbaiki penyimpangan yang dilakukan oleh pelanggar aturan, agar mereka jera dan tidak melakukan kesalahan dikemudian hari. 

Sedangkan Represif adalah tindakan berupa tekanan atau paksaan yang dilakukan aparat berwenang pada mereka yang melanggar hukum, agar mereka jera dan tidak melakukan kesalahan yang sama. Tindakan ini dilakukan agar kondisi tetap aman, tertib dan juga kondusif. 

3. Perbedaan Kuratif dan Preventif 

Kuratif adalah tindakan pihak berwenang untuk memperbaiki (menyembuhkan) sesuatu yang telah terjadi/rusak. Tindakan tersebut dilakukan dengan harapan dikemudian hari tidak mengulangi kesalahan tersebut. Sedangkan preventif adalah tindakan pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang agar penyimpangan tidak kembali terjadi. 

4. Perbedaan Kuratif dan Koersif

Kuratif adalah tindakan perbaikan yang dilakukan oleh pihak berwenang agar tidak terjadinya lagi penyimpangan yang dilakukan oleh para pelanggar dikemudian hari. Sedangkan koersif adalah tindakan yang condong dilakukan dengan paksaan atau kekerasan, baik itu secara fisik atau psikis. 

Baca Juga : Apa Itu Demokrasi

Hal tersebut dilakukan agar para pelanggar jera dan tidak melakukan pelanggaran lagi dengan cara diberikan hukuman setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku dan sesuai dengan kadar kejahatan mereka. 

Itulah pembahasan tentang apa itu kuratif, tujuan, contoh dan perbedaannya dengan pengendalian sosial lainnya. Selanjutnya kita akan membahas tentang apa itu koersif. 


Halaman Selanjutnya Apa Itu Koersif

Halaman   <   1   2   3   4   5   >

Share This
Previous Post
Next Post

Seorang Blogger yang berusaha memberikan informasi yang terbaik dan valid

0 Comments:

Berkomentarlah dengan bijak!

Bagikan Artikel ini!